25 April 2024

`

Gudang Baru Terbakar, Rp 50 Juta Hangus

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Gudang Baru milik Samsul Hadi (47), di Desa Tegalsari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Selasa (05/09/2023) sore, sekitar pukul 16.30 WIB.

 

Petugas damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar Gudang Baru milik Samsul Hadi (47), di Desa Tegalsari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (05/09/2023) sore, sekitar pukul 16.30 WIB.

 

TAK ADA korban jiwa dan terluka dalam kejadian ini. Namun akibat kebakaran tersebut, pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. Selain itu beberapa sudut bangunan rusak karena dimakan si jago merah. Demikian pula beberapa peralatan yang ada di dalamnya, juga rusak akibat terbakar.

Petugas damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar Gudang Baru milik Samsul Hadi (47), di Desa Tegalsari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (05/09/2023) sore, sekitar pukul 16.30 WIB.

Kepala Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, sekitar pukul 17.11 WIB, Dodit, warga Kecamatan Kepanjen yang kebetulan berada di sekitar kejadian, menghubungi petugas jaga damkar Kabupaten Malang. Kepada petugas jaga dia mengabarkan ada gudang yang terbakar di Desa Tegalsari, Kecamatan Kepanjen.

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Prastowo sebagai Komandan Regu 1, sekitar pukul 17.15 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 5 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang, 3 ambulance milik PT Gudang Baru dan J99, serta sejumlah relawan RedKar.

Petugas damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar Gudang Baru milik Samsul Hadi (47), di Desa Tegalsari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (05/09/2023) sore, sekitar pukul 16.30 WIB.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 17.40 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. Butuh waktu cukup lama bagi petugas dan warga memadamkan api, karena di dalam gudang banyak bahan yang mudah terbakar. “Sekitar pukul 18.15 WIB api sudah berhasil dijinakkan,” kata Firmando, Selasa (05/09/2023) malam setelah kejadian.

Namun tak urung api yang diduga berasal dari pembakaran duduk tebu tersebut membuat bangunan berikut barang-barang yang ada di dalamnya hangus dan rusak karena dimakan si jago merah. “Api membakar bangunan Gudang Baru mulai pukul 16.30 WIB dan baru bisa dipadamkan sekitar pukul 18.15 WIB. Cukup lama juga api membakar bangunan ini meski akhirnya cepat dipadamkan karena banyak pihak yang membantu, ” terang Firmando.

Mando menambahkan, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Namun diduga karena pembakaran duduk tebu yang ada di sebelah gudang. “Akibat kebakaran, pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya. (iko/mat)