25 Februari 2024

`

BPS Kabupaten Malang – Pemkab Malang Bersinergi Wujudkan Satu Data

3 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang, Jawa Timur, bersama Pemkab Malang, akan saling sinergi dalam mewujudkan Satu Data. Bahkan Pemerintah Kabupaten Malang akan mendukung semua kegiatan yang dilakukan BPS dalam rangka menghasilkan data yang berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah daerah.

 

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Nurman Ramdansyah, SH, M Hum, bersama Kepala BPS Kabupaten Malang, Erny Fatma Setyoharini (baju putih tengah), dan para perwakilan peraih penghargaan saat Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan BPS Kabupaten Malang, Selasa (06/02/2024) siang.

 

Kepala BPS Kabupaten Malang, Erny Fatma Setyoharini membuka Focus Group Discussion (FGD), Selasa (06/02/2024) siang.

HAL INI terungkap saat BPS melaksanakan Focus Group Discussion (FGD), membahas Data Kabupaten Dalam Angka dan Statistik Sektoral Kabupaten Malang Tahun 2024, di ruang pertemuan Kantor BPS Kabupaten Malang, Selasa (06/02/2024) siang.

Kegiatan yang dibuka Kepala BPS Kabupaten Malang, Erny Fatma Setyoharini dan keynote speech Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Nurman Ramdansyah, SH, M Hum, ini dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah (PD), sekretaris dinas (sekdin), dan staf yang menangani data Publikasi Kabupaten Malang Dalam Angka 2024, baik dari PD maupun instansi vertikal.

Menurut PJ Sekda, perlu adanya saling sinergi dan kolaborasi antara Pemkab Malang dan BPS dalam mewujudkan Satu Data di Kabupaten Malang. Pemerintah Kabupaten Malang akan mendukung penuh semua kegiatan yang dilakukan BPS dalam rangka menghasilkan data yang berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah daerah. “Satu Data merupakan tujuan yang disampaikan Presiden Joko Widodo. Setiap PD memiliki peran dan fungsi masing-masing. Semoga semua dinas mengerti dan memahami apa tugas dan fungsinya, ” katanya.

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Nurman Ramdansyah, SH, M Hum, menyampaikan materi saat BPS Kabupaten Malang mengadakan Focus Group Discussion (FGD), Selasa (06/02/2024) siang.

Pada FGD kali ini juga dibagikan penghargaan untuk beberapa PD atas partisipasi dalam pengumpulan data sektoral. Di antaranya, perangkat daerah dengan kontribusi data tercepat dalam penyusunan publikasi Kabupaten Malang Dalam Angka 2024, diraih Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Malang.

Perangkat Daerah terbaik pertama dalam Penyampaian Rekomendasi Kegiatan Statistik dan Metadata Kegiatan Statistik Tahun 2023, diraih Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinas Kominfo) Kabupaten Malang. Sedangkan Perangkat Daerah terbaik kedua dalam Penyampaian Rekomendasi Kegiatan Statistik dan Metadata Kegiatan Statistik Tahun 2023, diraih Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang.

Kepala BPS Kabupaten Malang, Erny Fatma Setyoharini.

Sementara itu, Kepala Bidang Statistik dan Informasi Diskominfo Kabupaten Malang, Suci Satri Satiti, ST, MT, yang menjadi narasumber dalam FGD itu menjelaskan materi terkait dengan SATU DATA. “Pemerintah Kabupaten Malang berusaha mewujudkan SATU DATA dengan berbagai upaya yang dilakukan pada tahun 2023,” katanya.

Dia menambahkan, dalam Satu Data Indonesia (SDI), semua data harus memenuhi 4 prinsip SDI, yakni pemenuhan standar data, metadata, interoperabilitas data, dan menggunakan kode referensi dan data induk. “SDI ini diharapkan dapat menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar instansi pusat dan instansi daerah,” jelasnya.

Menurut Suci, inovasi Pemerintah Kabupaten Malang terkait pelaksanaan Satu Data diwujudkan dengan adanya Kamasuta Bertali (Kabupaten Malang Satu Data Berbasis Teknologi Informasi). Ini sebuah inovasi pengumpulan data terpusat di Pemerintah Kabupaten Malang yang dikomando Dinas Komunikasi dan Informasi.

Pada website tersebut dapat diakses berbagai data yang dikumpulkan berbagai PD yang ada di Kabupaten Malang. Seluruh data yang telah diunggah pada portal tersebut telah terintegerasi dengan portal Satu Data di tingkat nasional. Sehingga sejumlah 1.300 data yang telah diunggah PD di Kabupaten Malang dapat diakses seluruh pihak yang membutuhkan.

Sedangkan Pranata Komputer Muda BPS Kabupaten Malang, Rony Hadianto, yang juga menjadi narasumber pada FGD itu menjelaskan evaluasi pelaksanaan pengumpulan data Kabupaten Malang Dalam Angka serta Data Statistik Sektoral. “Pada tahun 2024 ini, pengumpulan data publikasi Malang Dalam Angka dipermudah dengan adanya kerjasama dengan Kominfo yang menggunakan Kamasuta Bertali,” katanya.

Dia berharap, melalui FGD, BPS Kabupaten Malang dapat menghasilkan data sektoral yang lebih baik, berkualitas, guna mendukung pembangunan Kabupaten Malang. “Publikasi Kabupaten Malang Dalam Angka merupakan rujukan utama yang digunakan untuk perencanaan, evaluasi, dan dasar dalam yang digunakan untuk perencanaan, evaluasi, dan dasar dalam membuat kebijakan Pemerintah Kabupaten Malang,” kata Ketua Rony yang juga Ketua Tim SDI BPS Kabupaten Malang. (iko/mat)