25 Februari 2024

`

SMAN 10 Sawojajar, Digarong Maling

2 min read
Terduga pelaku yang terekam CCTV.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Dua sekolah negeri di kawasan Sawojajar, Kecamatan Kedukandang, Kota Malang disatroni maling, Rabu (26/09). Kedua sekolah itu, SMAN 10 dan SMKN 6, yang hanya berjalan sekitar 1 kilo meter saja. 

 

Kepala sekolah SMAN 10 Dr. Husnul Chotimah, M.Pd.

AKIBATNYA, 4 buah HP, 3 dompet, uang tunai Rp 300 ribu, 2 charger, 1 laptop dan 1 jaket, milik siswa, raib digondol maling. Kepala sekolah SMAN 10, Dr. Husnul Chotimah, M.Pd membenarkan atas kejadian itu. Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi disaat kondisi ruang kelas XI MIPA 5 kosong, karena pelajaran olah raga di luar kelas.

“Kelasnya pas kosong, karena pelajaran olah raga. Semuanya di luar ruangan. Herannya, kok pelaku tahu kalau ruangan itu sedang pelajaran olah raga. Satu HP sempat ditemukan di lantai.  Kemungkinan terjatuh saat diambil pelaku,” tuturnya saat ditemui, Rabu (26/09/2018).

Ia melanjutkan, aksi penggarong itu sempat terekam CCTV yang ada di beberapa titik lokasi lorong. Di dalam rekaman CCTV, diduga pelakunya seorang perempuan berbusana sexi, macam pekerja kantoran, nampak kalung seperti tanda pengenal, berjilbab, bersepatu lengkap dengan tas punggung.

“Sebelumnya, pelaku masuk dari pintu gapura sekolah depan. Saat itu, petugas keamanan sedang ke kamar mandi, selanjutnya pelaku masuk ke kawasan sekolah,” lanjutnya.

Dari CCTV juga nampak jelas, sepertinya sudah mengenal lokasi. Hal ini terlihat, ketika memasuki kawasan sekolah, dengan santainya melewati lobby menuju lorong dan naik tangga ke lantai 2.

Di situ (depan kelas yang XI MIPA 5) ia sempat berhenti beberapa saat menunggu kondisi benar benar sepi, kemudian masuk ke ruangan kelas XI.

Tidak lama kemudian, ia keluar ruangan menuju tangga turun, dengan tas punggung yang tampak beda ketika masuk.

Saat perjalanan di lorong kawasan sekolah, bahkan di lobby, terlihat juga berpapasan dengan beberapa guru, murid serta para pengajar PPL. Namun, kemungkinan, tidak seorangpun menaruh curiga akan aksi cewek sexi itu.

Lebih lanjut Husnul menerangkan, jika dirinya juga mendapat kabar setelah ditelpon teman guru di SMK N 6. Ia mengabarkan, jika di sekolahnya baru saja kehilangan 9 HP. Tapi tidak mempunyai bukti, dikarenakan CCTV yang ada, diduga dirusak terlebih dahulu oleh terduga pelaku.

Dengan kejadian itu, pihak sekolah langsung melaporkan ke Kepolisian Polsek Kedungkandang. Selain itu, sekolah juga langsung memangil para wali murid yang mengalami kehilangan.

“Kami memanggil para walimurid, kami sampaikan apa yang terjadi. Bahkan, rekaman CCTV juga akan kami tunjukan ke orang tua. Mengingat, sebenarnya pelaku nampak jelas di rekaman itu,” pungksanya.

Disinggung prosedur tamu yang masuk, Husnul menceritakan jika semua tamu memang harus mengisi buku tamu dan apa keperluannya di Satpam. Selain itu, tamu dilengkapi tanda pengenal, dan diantar masuk. Bahkan, ke depan telah disiapkan tempat khusus untuk para tamu.

Dikabarkan juga, peristiwa serupa terjadi di SMK Telkom, namun saat media mengkonfirmasi, melalui salah satu penjaga keamanan, Sugeng, membantahnya.

“Tidak ada, tidak ke sini. Kami hanya dikabari, jika ada orang dengan ciri ciri seperti yang di SMAN 10, agar supaya diamankan. Begitu pesanya,” katanya. (ide)