13 April 2024

`

HUT PNM ke-24, PNM Cabang Malang Salurkan Paket Gizi Untuk Tekan Angka Stunting

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Merayakan HUT ke-24, PNM (Permodalan Nasional Madani) Cabang Malang, melakukan bakti sosial, melakukan aksi penekanan angka stunting dengan penyaluran paket gizi kepada ibu hamil dan ibu dengan anak usia balita di kalangan masyarakat tidak mampu yang merupakan Nasabah Mekaar. Gerakan ini dilaksanakan di salah satu titik di wilayah Malang Raya.

 

Tim Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Malang, menyalurkan paket gizi kepada ibu hamil dan ibu dengan anak usia balita di wilayah Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, untuk menekan angka stunting.

KEGIATAN bakti sosial ini selain merupakan salah satu implementasi program tanggung Jawab sosial PNM, juga sebagai wujud komitmen untuk mendekatkan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. PNM juga berkomitmen dalam mendukung program pemerintah yang telah menggalakkan program penurunan angka stunting dengan target mencapai 14% di tahun 2024.

“Di daerah Malang Raya terdapat nasabah binaan PNM yang kondisi ekonomi dan usahanya masih sangat marginal. Semoga dengan pemberian paket gizi ini, bisa sedikit membantu kebutuhan asupan nutrisi yang sehat dan bermanfaat bagi tumbuh kembang ibu dan anak,” papar Pemimpin Cabang PNM Malang, Yusril Ardiansyah.

Tim Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Malang, menyalurkan paket gizi kepada ibu hamil dan ibu dengan anak usia balita di wilayah Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, untuk menekan angka stunting.

Aksi penyaluran paket gizi untuk penekanan stunting ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT PNM ke-24 yang bertema “Bersama Nyata dalam Karya”. Stunting sendiri merupakan kondisi pertumbuhan balita dengan tinggi badan di bawah rata-rata. Sehingga hal ini menjadi perhatian PNM dalam membantu pemerintah menurunkan angka stunting di Indonesia.

Tim Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Malang, menyalurkan paket gizi kepada ibu hamil dan ibu dengan anak usia balita di wilayah Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, untuk menekan angka stunting.

“Melalui aksi ini PNM ingin menjadi motor penggerak bagi generasi muda untuk aktif berkontribusi dalam melakukan gerakan-gerakan yang memberi dampak positif, salah satunya dalam aspek kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Penyaluran paket gizi ini diyakini akan memberi multiplier effect, bukan hanya bagi eksistensi PNM, tetapi juga masyarakat sekitar. Terlebih lagi masih banyak nasabah ultra mikro binaan PNM yang tinggal di pedalaman pedesaan yang mobilitas maupun aksesibilitas terhadap pemenuhan kebutuhan hidupnya terbatas. PNM sebagai perusahaan yang telah memberdayakan lebih 14.6 juta nasabah Mekaar (periode Januari – Mei 2023), berkomitmen untuk terus tumbuh dan menginspirasi masyarakat Indonesia. (mat)