18 Mei 2024

`

Harmoniskan Kinerja, MHH PWM Jatim Akan Gelar Raker

2 min read

SURABAYA, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur (MHH PMW Jatim) akan menggelar rapat kerja, di Hotel Sheraton, Surabaya, Kamis (01/06/2023), diikuti 100 peserta lebih yang membidangi hukum dan HAM.

 

Inilah para panitia yang akan menggelar rapat kerja, di Hotel Sheraton, Surabaya, Kamis (01/06/2023).

 

KETUA Panitia Raker, Sudarto, mengatakan, dalam upaya mengharmoniskan kinerja, pihaknya sepakat menggelar rapat kerja (raker) dengan tema ‘Harmoni dan Interkoneksi Kelembagaan Hukum Muhammadiyah Jawa Timur Menuju Masyarakat yang Berkeadilan.”

Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur (MHH PMW Jatim) akan menggelar rapat kerja, di Hotel Sheraton, Surabaya, Kamis (01/06/2023), diikuti 100 peserta lebih yang membidangi hukum dan HAM. Tampak para panitia menggelar rapat, mempersiapkan rapat kerja.

Sedangkan agenda utama raker, akan membicarakan tiga hal pokok dengan diperkuat standar operasional prosedur (SOP). “Jadi, nanti fokus membahas, pertama, tata hubungan kelembagaan MHH wilayah dan daerah dan MHH dengan lembaga lain. Kedua, desain tata kerja dan relasi LBH Mu dan MHH. Ketiga, program kerja,” kata Sudarto didampingi Rifqi di Kantor Ahmad Riyadh UB Ph.D & Partners Advocates & Legal Consultants, Jl Yuwono 23 Surabaya, Selasa (09/05/2023).

Ahmad Riyadh UB, PhD, Ketua MHH PWM Jatim.

Ahmad Riyadh UB, PhD, Ketua MHH PWM Jatim, usai rapat menjelaskan, raker ini bertujuan menyamakan dan mengharmoniskan kinerja Lembaga Bantuan Hukum Mummadiyah dengan memberikan kepercayaan daerah lebih berperan aktif.

“Raker akan mengundang Ketua PP yang membidangi MHH PP, Busyro Muqoddas, Ketua MHH PP Strisno Raharjo, Ketua LBHAP PP Taufiq Nugroho, PWM (ketua, sekretaris, ketua yang membidangi). Seluruh Ketua PDM yang membidangi MHH, ketua, sekretaris MHH berjumlah 76 orang dan ketua LBHAP daerah 38 orang, serta Ketua LBH UMM, UM-Gersik, UMPO, UM-Surabaya, UM-Jember,” jelasnya.

Langkah awal ini, lanjut Riyadh, untuk meningkatkan kinerja sekaligus interaksi sebagai kekuatan jejaring untuk mendekatkan literasi dan advokasi kepada umat yang membutuhkan bantuan. (mat)