13 April 2024

`

Berantas Narkoba, BNN Gandeng Perguruan Tinggi

2 min read
“Dengan banyaknya mobilisasi penduduk tersebut, kami tidak dapat maksimal dalam mencegah dan memberantas narkoba tanpa bantuan  kampus. Harapannya, dengan berlangsungnya deklarasi ini, dapat turut memberantas narkoba dan kekerasan seksual di lingkungan kampus.”

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebagai kota pendidikan, Malang, Jawa Timur, memiliki mobilisasi penduduk  sangat tinggi. Sebelum pandemi COVID-19, puluhan ribu mahasiswa datang ke Malang.  Ini membuat Badan Narkotika Nasional (BNN) tak dapat maksimal mencegah dan memberantas narkoba.

 

Deklarasi Kampus Bersinar (Kampus Bersih dari Narkoba dan Anti Kekerasan Seksual) —gerakan moral dalam rangka menjujung tinggi nilai-nilai etika—- yang diinisisasi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur dan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Jawa Timur di kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (11/06/2022) siang.

 

HAL INI disampaikan  Kassubag Umum Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang, Yudha Wirawan, SE.,MM, saat  Deklarasi Kampus Bersinar (Kampus Bersih dari Narkoba  dan Anti Kekerasan Seksual)  —gerakan moral dalam rangka menjujung tinggi nilai-nilai etika—-  yang diinisisasi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur dan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Jawa Timur di kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (11/06/2022) siang.

“Dengan banyaknya mobilisasi penduduk tersebut, kami tidak dapat maksimal dalam mencegah dan memberantas narkoba tanpa bantuan  kampus. Harapannya, dengan berlangsungnya deklarasi ini, dapat turut memberantas narkoba dan kekerasan seksual di lingkungan kampus,” ungkap Yudha.

Di sisi lain, Kepala LLDIKTI Wilayah VII, Prof. Dr. Ir. Soeprapto, DEA, berharap, setelah  diresmikannya sebagai kampus bersih narkoba dan anti kekerasan seksual, UMM juga dapat menjadi kampus yang bersih  korupsi dan perundungan.

Sedangkan  Rektor UMM, Dr. Fauzan, M.Pd, mengatakan, kampus punya tanggung jawab mencegah hal-hal negatif,  seperti narkoba dan kekerasan seksual. “Terima kasih atas kepercayaan lembaga-lembaga terkait kepada UMM untuk melaunching program ini. Semoga kita dapat menjalankan amanah ini dengan baik,” katanya.

Deklarasi ini diikuti karyawan  UMM, LLDIKTI, KORPRI, BNN,  mahasiswa UMM,  mahasiswa asing di UMM. Tak hanya deklarasi, acara ini juga berisi edukasi pencegahan kekerasan seksual dan narkoba. Selain itu ada juga pemeriksaan pap smear atau pemeriksaan deteksi dini kanker serviks yang dilakukan oleh  tim laboratorium Bromo dan Rumah Sakit (RS) UMM.  (div/mat)