25 April 2024

`

Wali Kota : Koperasi Jangan Jadi Bank Titil

1 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Dinas Koperasi dan Perdagangan (Dikopindag) Kota Malang, Jawa Timur,  memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku Koperasi terkait  standarisasi Koperasi, di The Aliante Hotel, Jl. Aries Munandar, Kota Malang, Senin (06/06/2022). Tujuannya, jangan sampai ada penyalahgunaan yang mengatasnamakan Koperasi.

 

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji, bersama pelaku Koperasi di Kota Malang, Jawa Timur.

 

WALI KOTA Malang, Sutiaji, yang membuka pelatihan Standart Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), berharap, jangan sampai ada penyalahgunaan koperasi.

Dinas Koperasi dan Perdagangan (Dikopindag) Kota Malang, Jawa Timur, memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku Koperasi terkait standarisasi Koperasi, di The Aliante Hotel, Jl. Aries Munandar, Kota Malang, Senin (06/06/2022). Tujuannya, jangan sampai ada penyalahgunaan yang mengatasnamakan Koperasi.

“Pendampingan dan pelatihan standarisasi Koperasi ini untuk mengetahui Koperasi yang berdaya itu yang bagaimana. Jangan sampai ada penyalahgunaan yang mengatasnamakan Koperasi. Sudah tidak buka tapi masih beroperasi dengan hanya memakai namanya,” terang Sutiaji.

Bahkan, lanjut wali kota, jangan sampai ada yang beralih fungsi menjadi finance  (lembaga keuangan) bagi lembaga  lain. Apalagi beroperasi seperti bank titil atau bank keliling (yang memberikan bunga tinggi).  “Seperti di Sukun, ada  salah satu Koperasi menjadi finance untuk lembaga lainnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi  pada kantor Dinas Koperasi & Perdagangan Pemkot Malang, I Woja Kullu, menjelaskan, saat ini ada 759 Koperasi. Yang aktif 359, yang sudah melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebanyak 217 Koperasi. “Yang 217 ini  yang kita pakai dasar untuk SKKNI sampai  Juni. Nanti secara bertahap 359 bisa RAT. Selanjutnya  dibina sampai semua mempunyai kompetensi,” terangnya. (aji/mat)