18 Mei 2024

`

Tempat Pembuangan Limbah di Sumberpucung Terbakar

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebuah tempat pembuangan limbah milik Yunani, di Jl. Raya Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Selasa (25/07/2023) malam, sekitar pukul 19.45 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun pemilik mengalami kerugian Rp 5 juta.

 

Petugas Damkar Kabupaten Malang melakukan pembasahan untuk memastikan api yang membakar tempat pembuangan limbah milik Yunani, di Jl. Raya Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (25/07/2023) malam, sekitar pukul 19.45 WIB, benar-benar padam.

 

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, sekitar pukul 20.00 WIB, Jefri, warga setempat, menghubungi petugas jaga Damkar Kabupaten Malang. Kepada petugas jaga, dia mengabarkan ada tempat pembuangan limbah terbakar.

Petugas Damkar Kabupaten Malang berada di dalam tempat pembuangan limbah milik Yunani, di Jl. Raya Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (25/07/2023) malam, sekitar pukul 19.45 WIB, benar-benar padam.

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Angga Krisnanto sebagai Komandan Regu 2, sekitar pukul 20.09 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 3 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang, beberapa relawan RedKar, dan 1 unit ambulance.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 20.25 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. Tapi karena api tak terlalu besar, dan sudah banyak warga yang membantu memadamkan api sebelum petugas datang, akhirnya sekitar pukul 21.15 WIB, api sudah berhasil dipadamkan.

Firmando H Matondang.

Namun untuk memastikan api benar-benar padam, petugas damkar tetap melakukan pembasahan. “Api membakar tempat limbah sejak pukul 19.45 WIB itu baru bisa dipadamkan sekitar pukul 21.15 WIB. Api cepat dipadamkan karena sebelumnya warga sudah gotong royong membantu memadamkan api, ” terang Firmando, Rabu (26/07/2023) siang setelah kejadian.

Mantan Camat Dau ini menambahkan, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. “Namun diduga api berasal dari konsleting listrik. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya. (iko/mat)