20 Juli 2024

`

Masak di Tungku, Rumah Kakek 80 Tahun Ini Terbakar

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Diduga karena lalai saat memasak di dapur, rumah milik Bawon (80), di Desa Bunut Wetan RT 02/RW 03, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Jumat (21/07/2023) sore, sekitar pukul 15.00 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun pemilik mengalami kerugian Rp 150 juta.

 

Kondisi rumah milik Bawon (80), di Desa Bunut Wetan RT 02/RW 03, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, berantakan setelah terbakar, Jumat (21/07/2023) sore, sekitar pukul 15.00 WIB.

 

Firmando H Matondang.

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, sekitar pukul 15.50 WIB, Yoga, warga Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, menghubungi petugas jaga Damkar Kabupaten Malang. Kepada petugas jaga, dia mengabarkan ada rumah terbakar di desanya.

Petugas Damkar Kabupaten Malang melakukan pembasahan untuk memastikan api yang membakar rumah milik Bawon (80), di Desa Bunut Wetan RT 02/RW 03, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (21/07/2023) sore, sekitar pukul 15.00 WIB, benar-benar padam.

Setelah mendapat laporan, Tim PMK yang dipimpin Maskur sebagai Komandan Regu 3, sekitar pukul 15.55 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 3 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang, beberapa relawan RedKar, dan 1 unit ambulance.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 16.05 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. Tapi karena api tak terlalu besar, dan sudah banyak warga yang membantu memadamkan api sebelum petugas datang, akhirnya sekitar pukul 16.15 WIB, api sudah berhasil dipadamkan.

Namun untuk memastikan api benar-benar padam, petugas damkar tetap melakukan pembasahan. “Api membakar rumah sejak pukul 15.00 WIB itu baru bisa dipadamkan sekitar pukul 16.15 WIB. Api cepat dipadamkan karena sebelumnya warga sudah gotong royong membantu memadamkan api, ” terang Firmando, Sabtu (22/07/2023) siang setelah kejadian.

Mantan Camat Dau ini menambahkan, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. “Namun diduga api berasal dari tungku di dapur. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya. (iko/mat)