20 Juli 2024

`

Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga, Disperindag Gelar Pasar Murah

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang, Jawa Timur, menggelar Operasi Pasar Murah di Pasar Bululawang, untuk menekan kenaikan harga sembako, Rabu (22/02/2023) pagi.  

 

Bupati Malang, HM Sanusi menyerahkan gula pasir kepada lansia yang hadir di Operasi Pasar Murah di Pasar Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (22/02/2023).

 

SEJUMLAH komoditi yang dibutuhkan masyarakat dijual dalam kegiata ini. Di antaranya, minyak goreng, beras, gula pasir, dan telur ayam. “Operasi ini untuk menekan harga agar tidak terjadi lonjakan harga dari harga eceran tertinggi. Ini sesuai dengan arahan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” kata Bupati Malang, HM Sanusi yang hadir dalam kegiatan ini.

Bupati Malang, HM Sanusi didampingi Kepala Disperindag, Mahila Surya Dewi, menyerahkan beras kepada lansia yang hadir di Operasi Pasar Murah di Pasar Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (22/02/2023).

Pada kesempatan ini, bupati berkesempatan menyerahkan minyak goreng gratis kepada beberapa wanita lanjut usia (lansia) yang tampak di depan meja stand,  sembari bertanya seputar harga minyak goreng.

Wakapolres Malang menyerahkan beras kepada lansia yang hadir di Operasi Pasar Murah di Pasar Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (22/02/2023).

”Pada Operasi Pasar Murah ini kita siapkan stand, dengan jual beras kelas premium, minyak goreng, gula pasir, dan telur ayam. Kalau di wilayah Kabupaten Malang, operasi pasar murah ini digelar bukan karena langka,  namun hasil arahan,  salah satunya dari rapat koordinasi high level kepala daerah dan Forkopimda se Jawa Timur bersama Gubernur Jawa Timur di Surabaya, beberapa hari kemarin. Kita harus melakukan operasi pasar bersama Pak Dandim dan Pak Kapolres,” jelas Bupati Malang.

Sejumlah wanita ikut antri di Operasi Pasar Murah di Pasar Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (22/02/2023).

Mantan Wakil Ketua DPRD ini menambahkan, Gubernur Jawa Timur meminta seluruh kota / kabupaten di Jawa Timur melakukan operasi pasar murah supaya ketersediaan seluruh bahan pokok terjamin dengan harga yang sudah ditentukan. “Artinya, operasi pasar murah juga untuk mencegah terjadinya inflasi yang dapat mempengaruhi perekonomian secara nasional,” katanya.

Dia menjelaskan,  Presiden RI juga menginstruksikan agar setiap daerah berusaha menstabilkan harga kebutuhan pokok di tingkat pasaran. Pada Operasi Pasar Murah ini Pemkab Malang siapkan empat komoditi,  meliputi dengan jual beras kelas premium harga Rp 8.500 per kilogram, minyak goreng Rp 12.600 per kemasan kantong dan 14 ribu per liter, gula pasir harga Rp 12.500 per kilogram, dan telur ayam harga Rp 24 ribu per kilogram.

Sedangkan untuk persiapan memasuki bulan Ramadhan, ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Malang cukup. Bahkan surplus. Seperti beras,  surplus 80 ribu ton, gula  ada ribuan ton karena Kabupaten Malang  produksi gula. “Untuk minyak goreng kita mendapat support dari distributor. Berapa jumlah kebutuhannya dan jika ada kelangkaan juga akan kita drop. Operasi pasar murah ini akan berlanjut selama arahan pemerintah pusat dan selama kebutuhan masyarakat meningkat. Hari ini masyarakat boleh membeli langsung di lokasi operasi pasar murah,” pungkasnya. (iko/mat)