23 Februari 2024

`

Mobil Esspas Terbakar, Pengguna Jalan Panik

2 min read

MALANG | TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebuah mobil Esspas yang belum diketahui pemiliknya karena diduga melarikan diri, terbakar di Jl. Raya Gatot Subroto, Desa Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (31/01/2024) pagi, sekitar pukul 05.55 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kebakaran membuat pengguna jalan dan warga di sekitar kejadian panik.

 

Polisi ikut membantu mengatur arus lalulintas yang sempat terganggu karena ada mobil Esspas terbakar di Jl. Raya Gatot Subroto, Desa Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (31/01/2024) pagi, sekitar pukul 05.55 WIB.

 

 

Petugas damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar mobil Esspas di Jl. Raya Gatot Subroto, Desa Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (31/01/2024) pagi, sekitar pukul 05.55 WIB.

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Rabu pagi, sekitar pukul 06.00 WIB, petugas jaga damkar Kabupaten Malang menerima informasi dari Saiful, warga di sekitar kejadian. “Kepada petugas jaga dia mengabarkan ada mobil terbakar,” katanya, Rabu (31/01/2024) siang setelah kejadian.

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Prastowo sebagai Komandan Regu 1, sekitar pukul 06.05 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 1 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang, dan sejumlah relawan.

Petugas damkar Kabupaten Malang dan warga melihat mobil Esspas setelah terbakar di Jl. Raya Gatot Subroto, Desa Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (31/01/2024) pagi, sekitar pukul 05.55 WIB.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 06.15 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. “Tak butuh waktu lama bagi petugas untuk memadamkan api, karena sebelum petugas datang, warga sudah bergotong royong memadamkan api,” kata Firmando.

Dia menjelaskan, setelah berjuang keras akhirnya api berhasil dijinakan sekitar pukul 06.50 WIB. “Cukup lama juga api membakar mobil tersebut, sekitar 1 jam lebih, sehingga kondisi mobil benar-benar rusak parah setelah terbakar, ” kata Firmando.

Mantan Camat Dau dan Pakis ini menambahkan, tak ada korban jiwa dan terluka dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. “Akibat kebakaran pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 45juta. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesan Firmando. (iko/mat)