20 Juli 2024

`

Mensos RI : 843 Penerima Manfaat Program PENA Siap Keluar Dari Bantuan Sosial

3 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) yang dilakukan  Kementerian Sosial, mulai membuahkan hasil. Karena sebanyak 843 penerima manfaat program ini se Indonesia, siap graduasi atau keluar dari bantuan sosial (tidak menjadi penerima bantuan sosial) lagi.

 

Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini, memberikan bantuan kepada penerima manfaat program PENA saat menghadiri Roadshow Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) di Pendopo Kantor Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (15/04/2023) siang. Ikut mendampingi, Wakil Bupati Malang, Drs. Didik Gatot Subroto, SH, MH, anggota DPR RI Dapil Malang Raya, Andreas Eddy Susetyo.

 

HAL INI disampaikan Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini saat menghadiri Roadshow Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) di Pendopo Kantor Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (15/04/2023) siang.  Ikut mendampingi, Wakil Bupati Malang, Drs. Didik Gatot Subroto, SH, MH, anggota DPR RI Dapil Malang Raya, Andreas Eddy Susetyo.

Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini, didampingi Wakil Bupati Malang, Drs. Didik Gatot Subroto, SH, MH, dan anggota DPR RI Dapil Malang Raya, Andreas Eddy Susetyo, menghadiri Roadshow Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) di Pendopo Kantor Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (15/04/2023) siang.

Menurut mensos, program PENA ini mengadopsi keberhasilan program pemberdayaan sosial yang dilakukannya ketika masih menjabat Wali Kota Surabaya. Melalui program PENA,  mensos kembali melakukan terobosan yang bertujuan untuk menumbuhkan kemandirian ekonomi bagi penerima manfaat (PM). Dengan demikian, PM tidak terus bergantung pada bantuan sosial (graduasi). Program ini menyasar PM usia produktif (20  –  45 tahun).

”Tujuan  kegiatan ini adalah memberikan supervisi dan penguatan kepada para pelaku kewirausahaan dalam program PENA, membantu para penerima manfaat program PENA,  mempromosikan dan  memasarkan produk-produknya kepada khalayak luas, memberikan apresiasi kepada PM program PENA yang sudah siap graduasi atau keluar dari bantuan sosial  (tidak menjadi penerima bantuan sosial), dan menampilkan program PENA dalam menggraduasi PM. Jumlah PM PENA yang siap graduasi di seluruh Indonesia saat ini sejumlah 843 PM,” jelas Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini  saat memberikan arahan.

Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini, bersama para penerima manfaat saat menghadiri Roadshow Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) di Pendopo Kantor Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (15/04/2023) siang.

Pada Roadshow ini juga diadakan bazar, diisi 70 orang PM PENA dari wilayah Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu). Selain bazar, juga diselenggarakan workshop (pelatihan) dan diseminasi informasi program PENA. Kementerian Sosial merilis bahwa PENA menargetkan 8.500 penerima di seluruh Indonesia dengan indeks bantuan modal usaha senilai Rp 6 juta per PM.

Terdapat lima Kluster usaha dalam PENA,  yaitu makanan/minuman, kerajinan, jasa, pertanian,  dan peternakan. Selain itu, Kemensos juga akan memberikan motivasi kepada para PM program PENA dan  menyerahkan bantuan YAPI untuk 17 anak yatim/piatu korban Tragedi Kanjuruhan yang terkumpul melalui donasi Kitabisa.com dan Asuransi Astra. Bantuan tersebut dimasukkan ke rekening masing-masing penerima manfaat melalui tabungan pendidikan Bank Permata.

Sementara itu, Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, berterima kasih atas perhatian luar biasa Mensos  RI kepada warga Kabupaten Malang.  “Kita semua patut bangga, karena Bu Menteri Sosial hadir untuk memberikan support dan dukungan. Hari ini disampaikan hampir 1.800 orang, yang awalnya tangannya di bawah, sekarang tangannya di atas. Menjadi enterprenuer yang mandiri dan hebat,” katanya. (iko/mat)