22 April 2024

`

Masak Cilok, Garasi Terbakar, Mobil Hangus

2 min read
" Diduga api berasal dari kompor memasak cilok yang lupa belum dimatikan. Kerugian sekitar Rp 60 juta. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran. ”

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Gara-gara lupa mematikan kompor gas di gerobak cilok, sebuah dapur dan garasi milik Pianah (35), warga Jl. Karangan 1 Jakaan, Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Minggu (28/08/2022) dini hari, sekitar pukul 02.20 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 60 juta.

 

Sebuah mobil espas juga ikut terbakar saat api melahap dapur dan garasi milik Pianah (35), warga Jl. Karangan 1 Jakaan, Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (28/08/2022) dini hari, sekitar pukul 02.20 WIB.

 

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Minggu dini hari, sekitar pukul 02.40 WIB, petugas jaga pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Malang, menerima telepon dari Hafidz, warga Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso. Kepada petugas jaga, dia mengabarkan ada kebakaran di daerahnya.

Firmando H Matondang

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Syaiful Anwar sebagai Komandan Regu 4, sekitar pukul 02.45 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 3 unit mobil pemadam kebakaran (damkar). “Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 03.15 WIB,” kata Firmando, Minggu (28/08/2022) siang.

Namun ketika Tim Damkar tiba di lokasi kebakaran, api sudah padam berkat kesigapan warga. Dengan peralatan seadanya, warga berhasil memadamkan api. Namun akibat kebakaran itu, dapur dan garasi berikut isinya, ludes terbakar. Bahkan satu unit mobil ezpas yang ada di dalam garasi juga hangus dimakan si jago merah.

Menurut Firmando, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. “Namun diduga api berasal dari kompor memasak cilok yang lupa belum dimatikan. Kerugian sekitar Rp 60 juta. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya. (bri/mat)