22 April 2024

`

Lahan Bambu Terbakar, Warga Pakisjajar Panik

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Ketenangan warga Dusun Robyong, Desa Pakisjajar RT 04/RW 11,, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terusik, menyusul terbakarnya lahan bambu yang mepet dengan rumah penduduk, Sabtu (30/09/2023) siang, sekitar pukul 14.30 WIB.

 

Lahan bambu di dekat rumah penduduk di Dusun Robyong, Desa Pakisjajar RT 04/RW 11,, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, tampak mongering setelah terbakar, Sabtu (30/09/2023) siang, sekitar pukul 14.30 WIB.

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Sabtu siang, sekitar pukul 14.55 WIB, Setyo Adi, warga di sekitar lokasi kebakaran, menghubungi petugas jaga damkar Kabupaten Malang. Kepada petugas jaga, dia mengabarkan ada lahan bambu yang deiakt dengan rumah penduduk di Dusun Robyong, Desa Pakisjajar RT 04/RW 11 Kecamatan Pakis, terbakar.

Petugas damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar lahan bambu di dekat rumah penduduk di Dusun Robyong, Desa Pakisjajar RT 04/RW 11,, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (30/09/2023) siang, sekitar pukul 14.30 WIB.

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Syaiful Anwar sebagai Komandan Regu 4, sekitar pukul 15.00 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 1 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang, dan sejumlah relawan RedKar.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 15.25 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. Tak butuh waktu lama bagi petugas dan warga memadamkan api. “Sekitar pukul 16.00 WIB api sudah berhasil dijinakkan,” kata Firmando, Minggu (01/10/2023) siang setelah kejadian.

Firmando H Matondang

Namun tak urung api yang diduga berasal dari pembakaran sampah tersebut menimbulkan kepanikan. “Api membakar lahan bambu mulai pukul 14.30 WIB dan baru bisa dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB. Api akhirnya dapat dipadamkan karena banyak pihak yang membantu, ” terang Firmando.

Mando menambahkan, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. “Namun diduga karena ada pembakaran sampah di sekitaran lahan bambu. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya. (bri/mat)