18 Mei 2024

`

Perkebunan di Wagir Terbakar, Warga Panik

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Dalam cuaca panas seperti sekarang, sebaiknya hati-hati kalau membakar sampah. Jika tak hati-hati, akan terjadi kebakaran, seperti yang menimpa lahan perkebunan milik Warsito (47) di Bon Kuto, Desa Sukodadi,, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (30/09/2023) siang, sekitar pukul 15.00 WIB.

 

Kebakaran menimpa lahan perkebunan milik Warsito (47) di Bon Kuto, Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (30/09/2023) siang, sekitar pukul 15.00 WIB.

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Sabtu siang, sekitar pukul 15.00 WIB, Patas Junaidi, warga di sekitar lokasi kebakaran, menghubungi petugas jaga damkar Kabupaten Malang. Kepada petugas jaga, dia mengabarkan ada lahan perkebunan di Jl. Bon Kuto Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir, terbakar.

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Syaiful Anwar sebagai Komandan Regu 4, sekitar pukul 15.05 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 1 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang, dan sejumlah relawan RedKar.

Firmando H Matondang

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 15.35 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. Tak butuh waktu lama bagi petugas dan warga memadamkan api. “Sekitar pukul 17.15 WIB api sudah berhasil dijinakkan,” kata Firmando, Minggu (01/10/2023) siang setelah kejadian.

Namun tak urung api yang diduga berasal dari pembakaran sampah tersebut menimbulkan kepanikan. “Api membakar lahan bambu mulai pukul 15.00 WIB dan baru bisa dipadamkan sekitar pukul 17.15 WIB. Api akhirnya dapat dipadamkan karena banyak pihak yang membantu, ” terang Firmando.

Mando menambahkan, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. “Namun diduga karena ada pembakaran daduk milik tetangga. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya. (bri/mat)