22 April 2024

`

Gara-gara Bakar Sampah, Lahan Kosong di Singosari Terbakar

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebuah lahan kosong yang ditumbuhi rumput liar yang sudah mengering, milik Nia, di Jl. Raya Mondoroko, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Selasa (07/11/2023) sore, sekitar pukul 16.00 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kebakaran membuat warga sekitar panik.

 

Petugas damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar sebuah lahan kosong yang ditumbuhi rumput liar yang sudah mengering, milik Nia, di Jl. Raya Mondoroko, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (07/11/2023) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.

 

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Selasa sore, sekitar pukul 16.30 WIB, petugas jaga damkar Kabupaten Malang menerima informasi dari Nia, pemilik lahan yang berada di sekitar kejadian. Kepada petugas jaga dia mengabarkan lahan miliknya terbakar.

Petugas damkar Kabupaten Malang melakukan apel setelah berhasil memadamkan api yang membakar sebuah lahan kosong yang ditumbuhi rumput liar yang sudah mengering, milik Nia, di Jl. Raya Mondoroko, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (07/11/2023) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Angga Krisnanto sebagai Komandan Regu 2, sekitar pukul 16.30 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 3 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang, didukung 1 unit ambulance, sejumlah relawan, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta seorang relawan PMI.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 16.45 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. Tak butuh waktu lama bagi petugas untuk memadamkan api, meski di lokasi kebakaran banyak material yang mudah terbakar, seperti daun, ranting, dan rumput yang sudah mengering. “Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 17.14 WIB,” kata Firmando, Selasa (07/11/2023) malam setelah kejadian.

Namun tak urung api yang diduga karena pembakaran sampah itu menimbulkan kepanikan warga sekitar. Apalagi cuaca panas dan di lokasi kebakaran banyak material yang mudah terbakar. Tapi berkat kesigapan petugas damkar, sehingga api cepat dipadamkan dan tak menjalar kemana-mana.

Meski demikian, masih kata mantan Camat Dau dan Pakis ini, tak ada korban jiwa dan terluka dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. “Namun diduga karena pembakaran sampah. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesan Firmando. (iko/mat)