16 Juni 2024

`

DPC GANN Malang Raya Siap Perang Lawan Narkoba

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Ketua Umum DPP Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN), Fachruddin Sangaji Bima, mengaku prihatin terhadap generasi bangsa yang banyak terpengaruh dengan penyalahgunaan narkoba.

 

Ketum DPP GANN, Fachruddin Sangaji, melantik pengurus DPC GANN Malang Raya periode 2023 – 2027, di Gedung Sasana Krida Universitas Negeri Malang (UM), Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (12/10/2023).

 

UNTUK itu, pihaknya membentuk GAAN dan melantik pengurus DPC Malang Raya, periode 2023 – 2027, di Gedung Sasana Krida Universitas Negeri Malang (UM), Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (12/10/2023).

“Ini adalah salah satu bentuk kepedulian dan keprihatinan. Kami turut melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Jangan pernah lelah mencegah peredaran narkoba di Indonesia,” terangnya usai melantik pengurus DPC GANN Malang Raya.

Ketum DPP GANN, Fachruddin Sangaji, bersama Ketua DPC Malang Raya, Indrotito, memberikan keterangan pers usai pelantikan pengurus DPC GANN Malang Raya periode 2023 – 2027, di Gedung Sasana Krida Universitas Negeri Malang (UM), Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (12/10/2023).

Fachruddin Sangaji Bima menambahkan, dibentuknya GANN untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. “Tidak boleh lelah mencegah peredaran narkoba di Indonesia. Dibentuknya GANN ini bisa mempersempit gerak peredaran narkoba dan menyelamatkan generasi bangsa,” harapnya.

Untuk itu, dirinya menyerahkan program kerja kepada DPC masing masing. “Yang paling tahu masalah di daerah tentu DPC masing masing. Karena ini berbasis massa,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPC GANN Malang Raya, Dwi Indrotito Cahyono, mengaku, akan menjalankan fungsi dan tugas dengan baik setelah pelantikan. Salah satunya menggalakkan sosialisasi mulai tingkat bawah. “Tujuan kami perang lawan narkoba. Kami akan sosialisasi penyuluh anti narkoba mulai dari sekolah, pengajian, dan tempat lain,” jelasnya.

Selain itu, DPC GANN Malang Raya akan membentuk PAC di 41 daerah guna menguatkan kader yang saat ini berjumlah 350 orang dan akan terus bertambah. “Malang Raya sudah darurat narkoba. Kami harus siap melawan dan memerangi narkoba sampai ke pelosok,” pungkasnya. (aji/mat)