13 April 2024

`

Lahan Bambu Terbakar, Warga Perumahan Dewata Dau Panik

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Cuaca yang sangat terik, ditambah angin kencang, benar-benar membuat lahan kosong mudah terbakar. Ini dialami lahan bambu milik Suyanto (50), di Perumahan Dewata, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (08/10/2023) sore, sekitar pukul 17.00 WIB. Meski tak ada korban jiwa, namun kebakaran sempat membuat warga panik karena lokasinya tak jauh dari rumah penduduk.

 

Petugas Damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar lahan bambu milik Suyanto (50), di Perumahan Dewata, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (08/10/2023) sore, sekitar pukul 17.00 WIB.

 

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Minggu sore, sekitar pukul 17.30 WIB, petugas jaga pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Malang, menerima telepon dari Prastowo yang berada tak jauh dari lokasi kebakaran. Kepada petugas jaga, dia mengabarkan ada lahan bambu terbakar di Landungsari, Kecamatan Dau.

Api membakar lahan bambu milik Suyanto (50), di Perumahan Dewata, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (08/10/2023) sore, sekitar pukul 17.00 WIB.

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Saiful Anwar sebagai Komandan Regu 4, sekitar pukul 17.33 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 2 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemkab Malang, dibantu 1 unit damkar milik Pemkot Batu, dan 6 relawan.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 17.40 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. Cukup lama juga api baru bisa dipadamkan, karena banyak material yang mudah terbakar. Selain itu angin cukup kencang. “Sekitar pukul 19.15 WIB baru api dapat dijinakan,” kata Firmando, Minggu (08/10/2023) malam setelah kejadian.

Menurut Firmando, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Namun diduga karena pembakaran sampah. “Tak ada kerugian dalam kejadian ini, karena yang terbakar hanya lahan bambu. Meski lahan bambu, kalau dibiarkan api bisa menjalar kemana-mana dan dapat mengganggu masyarakat. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya. (bri/mat)