22 Februari 2024

`

Data Even, Buat Kalender Wisata

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Dinas Pariwisata Kota Malang, Jawa Timur,  ditarget 150 kunjungan wisatawan mancanegara di tahun 2019 mendatang. Harus terobosan guna memenuhi target tersebut. Dinas Pariwisata kini mendata even di Kota Malang yang akan menjadi agenda tahunan.

 

Kampung Warna Warni Kota Malang menjadi ikon baru wisata Kota Malang.

 

Agung Harjaya Buana, Kasi Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Malang, memberikan paparan.

“EVEN itu bisa dari dinas sendiri, komunitas, unit kegiatan kampus, hingga kegiatan masyarakat di kelurahan maupun kecamatan. Nantinya, kita bentuk dalam sebuah kalender even Kota Malang. Salah satu tujuannya, untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, baik mancanegara maupun domestik,” tutur Agung Harjaya Buana, Kepala Seksi Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Malang, Jum’at (21/09/2018).

Salah satu pemilik kegiatan menyampaikan jadwal evennya.

Ia melanjutkan, dengan adanya kalender even, para wisatawan akan mengetahui dengan pasti jadwal kegiatan kunjungannya. Data even itu bisa dari berbagai elemen masyarakat yang akan dikumpulkan dalam sebuah buku panduan jadwal kegiatan. Bagi even yang sudah berjalan barkala, bisa even reguler untuk kalender even.

“Semua jadwal kegiatan kita catat. Yang sudah terpercaya, dan sudah berkelanjutan, kita buat buku kalender even. Karena hal itu bisa memudahkan semua pihak, baik wisatawan bahkan dinas sendiri. Selain itu, bisa ada kaitannya dengannya sponsor yang ingin menjadi pendukungnya,” lanjutnya.

Ia menginginkan, dalam setiap tahun, bisa ada kalender even hingga 100 even bahkan lebih. Hingga saat ini, Agung mengaku sudah berkoordinasi dengan para camat dan 57 lurah, untuk data kegiataan yang bisa even tahunan. Selain itu, akan dipublikasikan Dinas Pariwisata. Mengingat, Kota Malang telah menyatakan dirinya sebagai kota tujuan wisata di Jawa Timur.

“Untuk Provinsi Jawa Timur, ditargetkan 1 juta wisatawan asing, dengan pintu masuk wisata Surabaya, Banyuwangi dan Malang. Target Kota Malang, 150 wisman, semoga bisa tercapai,” pungkasnya. (ide)