23 Februari 2024

`

Biaya Pemulangan Jenazah Shinta Ditanggung Pemerintah

1 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Keluarga Shinta Putri Dini Pertiwi, mahasiswi asal Jl. Bandulan Gang XII, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur  yang meninggal tenggelam di Jerman, Kamis (09/08/2018) lalu, akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya, biaya pemulangan jenazah yang tadinya dibebankan kepada keluarga, akhirnya ditanggung  Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

 

 

Suasana rumah duka Shinta Dini Pertiwi di Bandulan, Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.

“BIAYA pemulangan dari Jerman akhirnya ditanggung oleh Kemenlu RI,” tutur Umi Salamah, ibunda Shinta yang menempuh pendidikan di Universitas Bayreuth, Jerman ini, Selasa (14/08/2018).

Umi Salamah, ibunda mahasiswi yang menempuh pendidikan di Universitas Bayreuth, Jerman.

Informasi yang beredar sebelumnya, lanjut Umi, biaya pemulangan jenazah anaknya yang tewas tenggelam di Trebgaster (danau kampus) itu dibebankan kepada keluarga. Penggalangan dana sempat dilakukan untuk pemulangan jenazah anaknya pasca ditemukan mengambang di danau pada Jumat (10/08/2018) pagi waktu setempat.

Saat ini, jenazah anaknya itu masih disemayamkan di Jerman dan dalam proses pemulangan. Anaknya diketahui hilang saat mandi bersama seorang rekannya yang berasal dari Maluku,  Rabu (08/08/2018) pekan lalu.

“Harapan kami segera bisa dipulangkan, karena informasinya dipulangkan pada Jum’at atau Sabtu pekan depan,” jelas perempuan yang juga dosen di IKIP Budi Utomo dan Universitas Brawijaya ini. (ide)