Terperosok di Jurang Metro, Warga Ngajum Patah Kaki

Relawan PMI Kabupaten Malang mengevakuasi Mail, warga Ngajum yang terperosok di Sungai Metro, Pakisaji, Kabupaten Malang.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Mail (57),  warga Desa Watu Tumpeng, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Jawa Timur mengalami patah kaki karena terperosok di Sungai Metro, Kamis (28/02/2019).

 

KEPADA awak media, Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo membenarkan peristiwa tersebut. “Kejadiannya pukul 08.30 WIB. Awalnya, ada laporan dari seorang pencari ikan, yang mendapati korban tergeletak di pinggir sungai Metro, Dusun Kedungmonggo, Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji,” terangnya.

Belum jelas apa yang mendapatkan korban terjatuh dari tebing dengan ketinggian 12 meter tersebut. “Korban masih shock, dan mengalami patah tulang di kaki sebelah kiri diduga terbentur pinggir sungai yang penuh batuan granit. Penyebabnya, sementara ini belum diketahui. Diduga korban terpeleset kemudian jatuh, karena lokasi yang licin,” jelas pria yang akrab disapa Mbah Tomo.

Proses evakuasi Mail tidak mudah, karena lokasi yang curam dan licin. “Dengan dibantu masyarakat sekitar, kami menggunakan tandu untuk membawa korban ke atas. Untuk ke jalan raya, kami harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer, karena memang lokasi kejadian jauh dari pemukiman,” ungkapnya.

Begitu sampai di jalan raya, Mail langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan, Kepanjen menggunakan ambulance PMI Kabupaten Malang. “Setelah mendapat pertolongan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) dengan melakukan pembidaian, korban kami bawa ke RSUD Kanjuruhan, untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif,” pungkas Mudji Utomo. (diy)