Tangki Motor Bocor, Rumah Terbakar, Tiga Orang Terluka

Relawan PMI Kab Malang, Polisi dan warga membantu mengatasi kebakaran di rumah almarhum Mbok Reni, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Tiga orang menderita luka bakar akibat kebakaran yang terjadi di rumah kosong milik Almarhum Mbok Reni di Dusun Petungwulung, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (31/03/2019), pukul 12.15 WIB.

 

MENURUT Kapolsek Singosari, Kompol Untung Bagyo Riyanto,S.H, kebakaran yang mengakibatkan Mahmud (48), warga Dusun Petungwulung, Desa Toyomarto, Erik Kurniawan (35),  warga Desa Saptorenggo, Kecamatan Singosari, dan Indra Prasetyawan (23),  warga Dusun Ngujung, Desa Toyomarto, menderita cedera, karena luka bakar.

Relawan PMI Kab Malang mengobati korban luka bakar yang membakar rumah almarhum Mbok Reni, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

“Kejadiaannya bermula saat Mujito, yang merupakan saudara pemilik rumah, sedang menanak singkong. Tanpa disadarinya, dari dua kendaraan roda dua yang terpakir di depan TKP (Tempat Kejadian Perkara), mengalami kebocoran BBM,” jelas Kapolsek Singosari.

Anggota Polsek Singosari dan warga membantu mengatasi kebakaran di rumah almarhum Mbok Reni, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

“Kebocoran BBM tersebut mengalir dan langsung manyambar api di tungku saudara Mujito, yang letaknya tidak begitu jauh yang kemudian mengakibatkan kebakaran di rumah kosong milik alhamurhumah Mbok Reni,” imbuh Untung.

Mengetahui rumah kosong Mbok Reni terbakar, Mujito, Mahmud, Erik, dan Indra beserta warga lainnya berusaha memadamkan api. “Tanpa diketahui, ternyata di dalam rumah kosong tersimpan material BBM yang justru membuat kebakaran semakin menghebat. Dalam usaha pemadaman api, saudara Mahmud, Erik dan Indra mengalami luka bakar,” jelas Untung.

Relawan PMI Kab Malang menolong korban luka bakar di salah satu rumah sakit.

Besarnya kobaran api yang menghanguskan rumah kosong Mbok Reni, merambat ke rumah warga yang letaknya berdempetan. “Ada tiga rumah juga yang terdampak. Selain tiga korban cedera, kerugian material akibat musibah kebakaran ini ditaksir mencapai seratus juta rupiah. Terkait pemilik BBM, kami masih menyelidikinya. Untuk sementara kami tidak berani berspekulasi,” tegas pria yang pernah menjabat Kapolsek Gondanglegi ini.

Amuk si jago merah baru bisa dijinakkan pukul 14.00 WIB setelah sejumlah mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Malang dikerahkan.

Sementara itu, menurut Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten  Malang, Mudji Utomo, ketiga korban yang menderita luka bakar umumnya cedera di bagian kaki. “Setelah kami lakukan pertolongan pertama, ketiga korban yang menderita luka bakar di kaki,  kami rujuk ke rumah sakit. Untuk Pak Mahmud,  dibawa ke RS Lawang Medika. Sedangkan Pak Erik dan Indra dirujuk ke Klinik Sumberawan,” pungkasnya.  (diy)