TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Beginilah penampilan empat mahasiswi PGSD UMM, Venina Aurelya Nur Divani, Tara Narendra Kirana, Tri Tuggal Dewi, dan Nadya Felia Faranida, dalam ajang Apresiasi Seni dan Sastra (ASTRA) 11.

Mahasiswi PGSD UMM Juara Tari Nasional

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Empat mahasiswi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meraih juara dua dalam ajang Apresiasi Seni dan Sastra (ASTRA) 11 tingkat nasional, belum lama ini.

 

Beginilah penampilan empat mahasiswi PGSD UMM, Venina Aurelya Nur Divani, Tara Narendra Kirana, Tri Tuggal Dewi, dan Nadya Felia Faranida, dalam ajang Apresiasi Seni dan Sastra (ASTRA) 11.

 

EMPAT mahasiswi itu adalah, Venina Aurelya Nur Divani, Tara Narendra Kirana, Tri Tuggal Dewi, dan Nadya Felia Faranida.

Penampilan salah satu mahasiswi PGSD UMM, dalam ajang Apresiasi Seni dan Sastra (ASTRA) 11.

Venina mengungkapkan, Apresiasi Seni dan Sastra (ASTRA) 11 adalah lomba pertama yang mereka ikuti. Proses persiapannya tergolong singkat. Mereka melakukan banyak riset pada beberapa jenis tari kreasi tradisional, hingga akhirnya memutuskan untuk menampilkan Tari Gelang Ro’om.

Tarian ini menggambarkan perangai perempuan Madura yang energik dan mandiri. Selain itu, gelang yang digunakan dalam tari tersebut menjadi simbol sumber semangat para perantau wanita Madura yang tekun dan pekerja keras. Hal tersebut menjadi pertimbangan bagi Venina dan kawan-kawan untuk akhirnya memilih tarian ini.

Penampilan salah satu mahasiswi PGSD UMM, dalam ajang Apresiasi Seni dan Sastra (ASTRA) 11.

“Tarian ini dipilih setelah kami berkumpul untuk memulai latihan perdana. Gelang Ro’om ini memiliki filosofis sangat dalam dan luhur,” jelas Venina Aurelya Nur Divani, belum lama ini.

Singkatnya persiapan, tidak menjadi kendala  bagi mereka. Selama persiapan, mereka fokus pada enam indikator penilaian yang ditetapkan panitia. Mulai dari kostum, penampilan, kekompakan grup, ide garap, ekspresi,  wiraga, wirasa, dan wirama.

“Sebenarnya kami tidak menemukan kendala yang besar. Mungkin yang menjadi kekhawatiran adalah jika ada salah satu anggota kami yang tidak bisa datang ke Malang,” imbuh Tara, salah satu anggota tim.

Keempat mahasiswa PGSD UMM ini memang telah lama bergelut di dunia tari. Tri Dewi, salah satu anggota kelompok misalnya, sudah menari sejak sekolah di Taman Kanak-Kanak (TK). Salah satu tarian yang sering ia tampilkan adalah Pasuruan Gumuyu. “Sejak belia saya memang sudah mulai suka menari. Sampai akhirnya SMA saya ikut paguyuban tari di Pasuruan,” papar Dewi.

Ditanya ihwal kemenangannya, keempat mahasiswa ini mengaku hanya berusaha menyiapkan yang terbaik sejak awal. Keinginan untuk membanggakan alamamater menjadi alasan yang  membuat mereka bersemangat.

“Kami selalu positif thinking dari awal dan berniat untuk membanggakan nama kampus, fakultas, dan jurusan. Sehingga dari awal kami latihan sudah menanamkan semangat dan niat untuk berusaha sebaik mungkin agar mendapatkan juara,” terang keempat mahasiswi ini dalam panggilan video.

Tak puas pada urutan kedua, kini empat mahasiswi ini sedang mempersiapkan diri untuk perlombaan lain. Mereka berharap dapat memperoleh juara utama dan dapat mempersiapkan diri lebih matang.  (div/mat)