Korem 083/Baladhika Jaya dan MTsN 7 Malang Terbaik

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Dua institusi di Kota Malang, Jawa Timur, Korem 083/Baladhika Jaya dan Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Kota Malang, mendapat penghargaan dari Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Malang, karena dinilai memiliki prestasi kerja unggul dalam pengelolaan DIPA (Daftar Isian Pelaksana Anggaran).

 

Para penerima penghargaan dari KPPN Malang.

 

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, R. Wiwin Istanti saat pemberian penghargaan.

KEPALA Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, R. Wiwin Istanti mengatakan, penilaian berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan anggaran, dalam kurun waktu satu semester (Januari – Juni 2018).

“Ini bentuk apresiasi kepada satuan kereja yang mengelola anggarannya dengan baik. Ada 12 indikator yang digunakan untuk menilai. Walapun pada semester 1 ini baru 10 indikator yang kami pakai,” tutur Wiwin memberikan penghargaan di kantor KPPN, Jl. Merdeka Selatan Kota Malang, Selasa (24/07/2018).

Ia menambahkan, untuk Korem 083/Baladhika Jaya berada dalam kategori A, dengan anggaran Rp. 50 miliar. Sedangkan MTs N 7, di kategori B dengan pengelolaan anggaran di bawah Rp. 50 miliar.

Dalam kategori A, Polres Pasuruan, Polres Malang Kota, Universitas Negeri Malang dan Rumah Sakit TK. Il Soepraoen Kesdam V/Brawijaya. Sementara kategori B lainnya adalah Badan Narkotika Nasional Kabupaten Malang, Kejaksaan Negeri Batu, Kantor Kementerian Agama Kota Batu dan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Randuagung, Singosari, Kabupaten Malang.

Menurut Wiwin, beberapa poin penilaian ada pada aspek kesesuaian perencanaan dan pelaksanaan, kepatuhan terhadap regulasi (compliance) dan efektifitas, pelaksanaan kegiatan dengan indikator kinerja Revisi DIPA, deviasi perencanaan dan realisasi penarikan dana, penyelesaian tagihan, pengelolaan UP, penyampaian LPJ Bendahara, penyampaian data kontrak, penyerapan anggaran, persentase retur SPM, dispensasi pengajuan SPM dan persentase retur SP2D.

“Semoga penghargaan ini dapat memotivasi satker-satker lain berada di wilayah KPPN Malang. Meliputi Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan. Semuanya bisa mengelola APBN kita secara kredibel,” lanjutnya.

Wiwin mengingatkan, saat ini sudah masuk triwulan ketiga. Artinya, sudah berada di semester dua. Capaian di semester 1 harus menjadi ukuran untuk dipertahankan dan ditingkatkan. (ide)