TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Eko Budisusanto, SH, dilantik sebagai Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Malang, Jawa Timur.

Eko Budi Susanto Jabat Kasi Intel Kejari Kota Malang

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Mantan Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Surabaya, Eko Budi Susanto, SH, resmi menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Kota Malang, Jawa Timur, menggantikan Ahmad Nuril Alam, SH, yang pindah tugas sebagai koordinator di Kejati Sumatera Selatan, di Palembang.

 

Sejumlah pejabat di lingkungan Kejaksaan Negeri Kota Malang, Jawa Timur, mengikuti prosesi pelantikan Kasi Intel, Eko Budisusanto, SH.

 

KEPALA Kejaksaan Negeri Kota Malang, Zuhandi, SH, MH, menjelaskan, Eko Budisantoso menggantikan pejabat sebelumya, Ahmad Nuril Alam. “Pak Kasi Intel Eko menggantikan pejabat sebelumnya. Tentu kami berharap agar bisa segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja,” katanya usai pelantikan dan mengambilan sumpah jabatan kasi intel, di kantor Kejaksaan Negeri Kota Malang, Kamis (26/08/2021).

Eko Budisusanto, SH, dilantik sebagai Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Malang, Jawa Timur.

Kajari menjelaskan, penyesuaian itu bisa dalam bentuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan para komunitas intelejen yang lain agar  kegiatan yang mestinya dilaksanakan  bisa segera berjalan dengan baik. “Apalagi dalam masa pendemi ini, bidang intelijen menjadi ujung tombak. Bertindak cepat dan tepat,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sosok kasi intel yang baru, dirasa sudah mengenal daerah wilayah, khususnya di Kota Malang. Ia optimis kasi intel bisa menyesuaikan dengan irama kerja. “Terkait dengan informasi- informasi yang diperlukan, termasuk rilis, bisa dengan Oak Kasi intel yang sekaligus juru bicara,” pungkas kajari.

Sementara itu, Eko Budisantoso menjelaskan,  dia siap melaksanakan  arahan dari pimpinan. “Kami akan segera kerja cepat,  sesuai arahan pimpinan. Bekerja mendukung kebijakan beliau. Mendukung kebijakan pemerintah. Langsung segera koordinasi dengan komunitas intelejen di Kota Malang,” tuturnya.  (aji/mat)