23 April 2024

`

Penyertaan Modal Untuk Bangun SPAM di Malang Selatan

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, mendapat penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Malang. Dananya dipakai untuk biaya pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan pemasangan sambungan rumah (SR) baru di Malang selatan.

 

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi, menghadiri rapat kerja PWI Malang Raya, di Mako PWI Malang Raya, Ruko WOW Cluster Apple 1-6, Sawojajar, Kota Malang, Jumat (17/06/2022).

 

HAL INI disampaikan Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi, di hadapan sejumlah wartawan, saat menghadiri rapat kerja PWI Malang Raya, di Mako PWI Malang Raya, Ruko WOW Cluster Apple 1-6, Sawojajar, Kota Malang, Jumat (17/06/2022).

“SPAM ini kami bangun menggunakan uang dari APBD sebagai penyertaan modal atau kita pinjam dulu nanti akan dibayar dari APBN, dari Kementerian PUPR, yang langsung ditransfer ke rekening kas daerah (kasda),” terang Syamsul.

Syamsul Hadi.

Dia menjelaskan, penyertaan modal 2021 ini dipakai untuk membangun SPAM dengan enam tandon dari sebuah sumber air di Desa Segaran berkapasitas 150 liter/detik.

Airnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Kecamatan Sumbermanjing dan Gedangan. “Sudah ada 1.500 pelanggan di sana. Satu tandon sudah selesai dibangun. Tinggal lima tandon lagi yang nanti akan dibangun di Desa Harjokuncaran dan Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan ” jelasnya.

Menurut Syamsul, total dana Rp 126 miliar yang akan didapat dari APBN. Yang sudah dilaksanakan kurang lebih Rp 25 miliar, Rp 5 miliar di antaranya penyertaan modal dari daerah sebagai dana talangan agar dana APBN bisa turun. Sedangkan proyeksi kebutuhan anggaran untuk pembangunan SPAM di Kecamatan Bantur, Pagak, Donomulyo, dan Kalipare sebesar Rp 157 miliar.

Pembangunan tandon di Desa Segaran merupakan tahap satu dari seluruh proyek SPAM Malang selatan. Tandon ini memiliki kapasitas 1.000 m3 dan akan didistribusikan ke 1.500 sambungan rumah di Desa Segaran, Sumberejo, dan Sumbernanas. “Airnya diambil dari Sungai Kanigoro. Selanjutnya didistribusikan ke warga. Jika semuanya lancar tahun ini sudah dioperasionalkan,” jelas Syamsul.

Samsyul menegaskan, proyek SPAM ini salah satu upaya untuk mengatasi kekurangan air bersih di Malang selatan, terutama saat kemarau. “Bukan hanya Malang selatan yang menjadi fokus pembangunan SPAM. Malang utara pun menjadi sasaran Perumda Tirta Kanjuruhan untuk proyek ini, yakni Kecamatan Singosari, Pakis, dan Jabung,” tandasnya. (mat)