20 Juli 2024

`

Otopsi Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan Batal

1 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Rencana otopsi jenazah korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (01/10/2022) malam, belum bisa dilaksanakan, karena terkait persetujuan keluarga korban.  

 

Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto memberikan keterangan pers.

 

 

PELAKSANAAN otopsi salah satunya adalah persetujuan keluarga. Informasi yang saya peroleh, keluarga korban sementara belum menghendaki dilakukan otopsi,” jelas Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto, saat mengunjungi pasien di RS Saiful Anwar Malang, Rabu (19/10/2022).

Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto saat kunjungi pasien di RSSA Malang.

Kapolda Jatim yang baru dilantik ini melanjutkan, otopsi itu untuk mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya korban. Selama ini, indikasi meninggalnya ratusan korban dikarenakan gas air mata.

Ia juga menampik jika batalnya penundaan otopsi jenazah korban karena intimidasi dari oknum.  “Hal itu tidak benar. Semua bisa diketahui publik. Silahkan teman-teman media konfirmasi itu,” lanjutnya.

Sebelumnya, dari informasi yang diperoleh, ada dua jenazah korban tragedi Kanjuruhan yang bakal diotopsi. Keduanya dari satu keluarga yang sama.

Sementara itu, Sekjen Kontras, Andy Irfan, menerangkan, awalnya keluarga korban setuju dilakukan otopsi. Namun diduga ada intimidasi dari oknum, sehingga batal dilaksanakan.

Andy menyayangkan hal itu sampai terjadi. Hingga saat ini, Kontras terus berupaya agar intimidasi tidak sampai terjadi lagi.  “Kami akan berkoordinasi dengan LPSK,” pungkasnya. (aji/mat)