13 April 2024

`

Listrik Konslet, Gudang Mebel di Pakis Terbakar

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebuah bangunan yang sehari-hari dipakai sebagai produksi mebel milik Heru Widodo di Jl. Raya Bunut, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Rabu (28/02/2024) dini hari, sekitar pukul 02.31 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kebakaran membuat pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 250 juta.

 

Api membakar bangunan yang sehari-hari dipakai sebagai produksi mebel milik Heru Widodo di Jl. Raya Bunut, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (28/02/2024) dini hari, sekitar pukul 02.31 WIB.

 

Di tengah gelapnya malam, petugas damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar sebuah bangunan yang sehari-hari dipakai sebagai produksi mebel milik Heru Widodo di Jl. Raya Bunut, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (28/02/2024) dini hari, sekitar pukul 02.31 WIB.

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Rabu dini hari, sekitar pukul 02.31 WIB, petugas jaga damkar Kabupaten Malang menerima informasi dari Irfan, warga yang berada di sekitar kejadian kebakaran. “Kepada petugas jaga dia mengabarkan ada bangunan produksi mebel terbakar,” katanya, Rabu (28/02/2024) pagi setelah kejadian.

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Prastowo sebagai Komandan Regu 1, sekitar pukul 02.35 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 1 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 03.00 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. “Tak butuh waktu lama bagi petugas untuk memadamkan api. Sekitar pukul 03.48 WIB api sudah berhasil dipadamkan,” kata Firmando.

Mantan Camat Dau dan Pakis ini menambahkan, tak ada korban jiwa dan terluka dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. “Diduga karena konsleting listrik. Akibat kebakaran pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesan Firmando. (bri/mat)