22 April 2024

`

Satpol PP – Bea Cukai Gempur Rokok Ilegal Lewat Invitasi Basket

2 min read
"Peserta cukup antusias. Sampai dengan 32 tim. Merata dari beberapa daerah di Kabupaten Malang. Dari kawasan utara, selatan, timur, barat semua ada. Bisa untuk seleksi Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov)."

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)  Kabupaten Malang bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Tipe Madya Cukai Malang (Bea Cukai) menggelar invitasi bola basket antar pelajar SMA, SMK, MA se Kabupaten Malang, Jawa Timur, di Universitas Machung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jumat – Minggu (23-25/09/2022).

 

Dua tim basket siap berlaga di ajang invitasi bola basket antar pelajar SMA, SMK, MA se Kabupaten Malang, Jawa Timur, di Universitas Machung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jumat – Minggu (23-25/09/2022).

 

Firmando H Matondang.

MENURUT Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, kegiatan ini bagian dari sosialisasi  Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dalam program Gempur Rokok Ilegal.

“Melalui invitasi bola basket ini, kami berharap  para pelajar yang masuk kelompok milenial ini mengetahui tentang rokok ilegal. Setelah tahu tentang rokok illegal, diharapkan mereka  bisa menyampaikan kepada para kerabatnya. Para pelajar juga perlu tahu bahwa salah satu pendapatan negara didukung dari cukai,” terang Firmando saat pembukaan  invitasi bola basket antar pelajar SMA, SMK, MA se Kabupaten Malang, di Universitas Machung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jumat (23/09/2022) siang.

Dua tim basket berlaga di ajang invitasi bola basket antar pelajar SMA, SMK, MA se Kabupaten Malang, Jawa Timur, dalam rangka sosialisasi gempur rokok illegal yang diselenggarakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Tipe Madya Cukai Malang (Bea Cukai), Malang.

Mantan Camat Dau dan Pakis ini menambahkan, dengan mengembangkan olah raga, khususnya basket, bisa menyehatkan badan. Bahkan bisa memunculkan bibit-bibit altet bola basket berprestasi di Kabupaten Malang.

Firmando menjelaskan, jika pihaknya (Satpol PP) saja yang  melakukan sosialisasi, jelas  membutuhkan waktu lama dan energi yang cukup besar. Namun, dengan menggandeng  kaum milenial, diharapkan bisa mempercepat sosialiasi yang ingin disampaikan.

“Untuk itu kami sarankan agar membantu sosialiasi melalui media sosial. Lewat IG Satpol, IG nya cukai dan lainya. Hal itu disampaikan kepada lingkungannya. Dan itu akan mempercepat informasi, apalagi kami sampaikan secara terus menerus. Minimal selama kegiatan ini,” lanjutnya.

Hal senada juga disampaikan Guntur, dari Bea Cukai Malang. Menurutnya, para siswa tersebut bisa menjadi agen informasi. Bisa tersampaikan ke keluarga terdekat dan lingkungan siswa sendiri  “Ya, menjadi agen informasi keluar dan kedalam. Sebelumnya, sosialisasi kepada para perangkat desa,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Perbasi Kabupaten Malang, Suripto,  menerangkan, pihaknya mengapresiasi gelaran tersebut. Mengingat sudah 2 tahun tidak ada kegiatan. Sehingga hal itu menumbuhkan semangat bagi para pencinta basket

“Peserta cukup antusias. Sampai dengan 32 tim. Merata dari beberapa daerah di Kabupaten Malang. Dari kawasan utara, selatan, timur,  barat semua ada. Bisa untuk seleksi Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov),” jelasnya. (aji/mat)