20 Juli 2024

`

IIBF Semangati Anggotanya Arungi Badai Krisis

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Malang Raya menyiapkan anggotanya agar tetap optimis jika sampai terjadi krisis pada 2023.  Mengingat, sejumlah pihak, telah melempar isu resesi bakal terjadi.

 

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Malang Raya Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) menggelar Seminar ‘Strategi Mengarungi Badai Krisis 2023’, di Balai Gedung Pertiwi Universitas Ma Chung, Malang, Jawa Timur, Sabtu (17/12/2022).

 

RASA optimisme dan percaya diri sekaligus menjadi pemenang itu dibahas dalam Seminar ‘Strategi Mengarungi Badai Krisis 2023’, di Balai Gedung Pertiwi Universitas Ma Chung, Malang, Jawa Timur,  Sabtu (17/12/2022).

Joko Kris Busono, Ketua IIBF DPD Malang Raya

Joko Kris Busono, Ketua IIBF DPD Malang Raya,  menjelaskan, salah satu cara menumbuhkan keyakinan adalah penguatan serta pengembangan.  “Untuk hari ini memang bisnis series, pengembangan dengan kelompok- kelompok kecil khusus para pengusaha. Untuk sharing dan bertukar pikiran sesama pengusaha. Termasuk strategi pananganan dari badai ancaman krisis ancaman sehingga  bisa menjadi penenangnya,” terangnya, Sabtu (17/12/2022).

Sejumlah peserta mengikuti Seminar ‘Strategi Mengarungi Badai Krisis 2023’, di Balai Gedung Pertiwi Universitas Ma Chung, Malang, Jawa Timur, Sabtu (17/12/2022).

Beberapa strategi dalam mengarungi badai krisis, kata Kris, dibahas dalam seminar tersebut. Di antaranya, manajemen diri serta keuangan. “Misalnya, tidak menambah hutang baru, segera melunasi hutang jika ada,  serta menyiapkan fresh money yang cukup,” jelasnya.

“Kalau usaha kami, justru ada peningkatan saat pandemi. Karena banyak pengusaha besar milik tetangga yang kolaps, sehingga limpahanya ke kami. Dengan memanajemen dengan tepat, bisa menjadi strategi. Karena banyak bisnis bagus, tapi tidak banyak pebisnis yang bagus. Salah satunya dengan jeli mengatur keuangan,” lanjutnya.

Melalui pengembangan dengan dibentuk leader forum (kelompok kecil), masing- masing pelaku usaha bisa saling berdiskusi mencari solusi. Mengingat sama- sama pelaku usaha, memudahkan dalam berkomunikasi. Termasuk saling mengingatkan dan mengkoreks. (aji/mat)