25 April 2024

`

Basarah Ajak PWI Malang Raya Pro-Aktif Jaga NKRI

2 min read
Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah mengajak wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya pro-aktif menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (ist)

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah mengajak wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya pro-aktif menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pers harus pro-aktif menjaga NKRI dari ancaman dan tantangan kebangsaan kontemporer saat ini.

“PERS TIDAK BISA pasif, melainkan harus pro-aktif menjaga NKRI dari ancaman dan tantangan kebangsaan kontemporer saat ini,” kata  Ahmad Basarah, saat membuka pra-Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang  digelar PWI Malang Raya, di Kampus C IKIP Budi Utomo, Jalan Citandui, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat, (17/09/2021).
Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, pers adalah penyambung lidah rakyat, sekaligus penyambung lidah MPR RI. Untuk itu, uji kompetensi ini menjadi kunci untuk menjaga kualitas dan kompetensi para jurnalis. “Dengan standart kompetensi yang memadai dapat dijadikan alat ukur profesionalitas wartawan. Karena, saat ini setiap orang bisa menjadi wartawan sendiri, dengan menyampaikan informasi yang perspektifnya sendiri, lewat YouTube misalnya, tapi informasi itu belum tentu dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Untuk itu, lanjut Basarah, dia mengajak para wartawan dan industri media massa untuk membantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat di  tengah perkembangan industri informasi digital ini. “Marilah bergotong royong menyelamatkan nasib Indonesia, karena bangsa Indonesia ini masuk 10 besar negara yang rakyatnya kecanduan medsos, dan masyarakat saat ini lebih mempercayai informasi yang bersumber dari medsos ketimbang platform berita resmi, baik yang dirilis oleh pemerintah maupun perusahaan media,”  terangnya.
Sementara itu, Ketua PWI Malang Raya, Cahyono mengatakan, dalam UKW kali ini sebenarnya total ada 72 pendaftar, dan akan dilakukan dengan dua gelombang. “Untuk gelombang pertama diikuti 48 wartawan dari Malang Raya, dan akan dilakukan dua sesi,  17 – 18 September 2021 dan 20-21 September 2021. Sedangkan yang lain akan kami ikutkan dalam UKW di Desember mendatang,” pungkasnya. (mat)