25 Juli 2024

`

Bakar Sampah, Lahan Bambu dan Kebun Tebu Ikut Terbakar

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Diduga karena bakar sampah, sebuah lahan bambu dan kebun tebu milik Muhyidin , di Dusun Tlogorejo RT 2/RW 11, Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Minggu (29/10/2023) sore, sekitar pukul 17.30 WIB. Tak ada korban jiwa dan terluka dalam kejadian ini. Namun kebakaran membuat pemilik lahan panik.

 

Petugas damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar sebuah lahan bambu dan kebun tebu milik Muhyidin , di Dusun Tlogorejo RT 2/RW 11, Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (29/10/2023) sore, sekitar pukul 17.30 WIB.

 

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Minggu sore, sekitar pukul 17.55 WIB, petugas jaga damkar Kabupaten Malang menerima informasi dari Warsidi, warga di sekitar lokasi kebakaran. Kepada petugas jaga damkar, dia mengabarkan ada lahan bambu dan kebun tebu di Dusun Tlogorejo, Desa Wonorejo Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang terbakar.

Petugas damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar sebuah lahan bambu dan kebun tebu milik Muhyidin , di Dusun Tlogorejo RT 2/RW 11, Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (29/10/2023) sore, sekitar pukul 17.30 WIB.

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Andrianto sebagai Komandan Regu 3, sekitar pukul 18.00 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 2 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang, dan sejumlah relawan RedKar.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 18.20 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. Tak butuh waktu lama bagi petugas dan warga memadamkan api. “Sekitar pukul 19.30 WIB api sudah berhasil dijinakkan,” kata Firmando, Minggu (29/10/2023) malam setelah kejadian.

Namun tak urung api yang diduga karena pembakaran sampah itu menimbulkan kepanikan pemilik lahan dan warga sekitar. Tapi berkat kesigapan petugas damkar, dibantu warga, sehingga api cepat dipadamkan dan tak menjalar kemana-mana. “Tak ada kerugian material dalam kebakaran ini,” kata Firmando.

Mantan Camat Dau dan Pakis ini menambahkan, tak ada korban jiwa dan terluka dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. “Diduga karena pembakaran sampah yang menjalar ke perkebunan. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesan Firmando. (iko/mat)