Semarak Karnaval Warga RW. 04 Tanjungrejo

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Kemeriahan HUT RI ke-73, diwarnai berbagai kegiatan, salah satunya karnaval oleh warga RW. 04, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (02/09/2018). Beragam kostum dan hiasan disesuaikan dengan tema keanekaragaman budaya, menyusuri jalanan kelurahan.

 

Pelaksanaan karnaval Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malangm Jawa Timur.

 

PESERTA karnaval berangkat dari  pertigaan Jl. Tanjung Gang IX, oleh Camat Sukun, Widi Eka Wirawan. Selanjutnya berjalan ke Jl. I.R Rais melewati Jl. Mergan Kramat. Peserta mengarah ke selatan, melewati Kantor Kelurahan Tanjungrejo, ke timur melewati perumahan dan finish di tempat semula.

Ketua RW. 04, Eko Hariadi mengatakan, karnaval bertujuan mempererat silaturahmi antar warga agar tetap terjalin dengan baik. “Ini salah satu bentuk karnaval yang dibuat oleh warga RW. 04. Dibangun masyarakat secara menyeluruh setiap tahunnya, bersumber dari inspirasi. Selain itu, sumber dana swadaya sehingga membuat warga begitu antusias,” tuturnya, Minggu (02/09/2018).

Menurutnya, kegiatan karnaval sudah rutin sejak beberapa tahun lalu, untuk memperingati hari kemerdekaan. Diharapkan, masyarakat semakin menyadari akan kebhinekaan.

“Ini sudah yang ke-10 kali. Tema yang kita angkat adalah kebudayaan Indonesia. Memiliki keanekaragaman budaya dan suku untuk saling mempersatukan. Makanya banyak pesertanya yang mengangkat tema kerajaan nusantara,” katanya.

Sementara itu, Camat Sukun, Widi Eka Wirawan menambahkan, sesuai dengan temanya, dia berharap adanya karnaval menampilkan berbagai macam suku, dapat menjalin kesatuan dan keutuhan NKRI.

“Saat ini butuh generasi penerus untuk menjalin kesatuan yang kita cintai yaitu Indonesia dan keutuhan NKRI terjamin keamanannya,” tuturnya.

Darul Qotmi (57), salah satu peserta, mengatakan, dirinya begitu antusias mengikuti acara ini. Pria yang juga menjabat Ketua RT. 11 RW 04 ini mengaku, sudah menyiapakan sejak tiga minggu lalu. “Persiapan tiga minggu lalu, untuk membuat ornamen berupa Kerajaan Mataram beserta pasukan kerajaannya,” katanya. (ide)