Kandang Ayam Terbakar, Miliaran Rupiah Hangus

Warga dan petugas memadamkan api yang menghanguskan kandang ayam milik Sulasmi di Turen, Malang.

MALANG,TABLOIDJAWATIMUR. COM – Kandang ayam milik UD Sulasmi di Desa Undaan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Jumat (03/05/2019) siang. Sulasmi (49), pemilik peternakan, tinggal di Jalan Semboja, Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, menderita kerugian miliaran rupiah.

 

 

Warga dan petugas PBK memadamkan api yang menghanguskan kandang ayam milik Sulasmi di Turen, Malang.

MENURUT Kanit Reskrim Polsek Turen, Iptu Soleh Mas’udi,SH,MH, kandang terbakar mulai pukul 09.00 WIB. “Kami mendapat laporan pukul 09.00 WIB. Segera kami tindak lanjuti dan berkoordinasi dengan petugas Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) untuk upaya pemadaman. Tidak ada korban jiwa maupun cedera dalam peristiwa ini. Namun kerugian materiil ditaksir lebih dari satu miliar,” terangnya.

Kebakaran yang menghanguskan kandang ayam milik Sulasmi di Turen, Malang.

Menurut Soleh, dugaan awal kebakaran, api diduga muncul dari sisa pembakaran kotoran. “Awalnya, salah satu pekerja yang bernama Agus Wijayanto, sedang merawat anak ayam atau kuthuk di lantai tiga kandang ayam. Sekira pukul 09.00 WIB,  saksi melihat kepulan asap dari sisa pembakaran kotoran yang dilakukan sebelumnya oleh pemilik kandang dan karyawannya,” jelasnya.

Mengetahui ada asap mengepul, Agus segera turun dan mengajak karyawan lainnya untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya. Karena terbatasnya peralatan, nyala api semakin berkorbar, sehingga Agus  meminta pertolongan warga sekitar dan dilaporkan ke Polsek Turen.

“Tumpukan kotoran yang bercampur sekam padi itu dibakar seminggu yang lalu oleh pemilik, untuk mengurangi bau. Mungkin apinya belum padam benar, sehingga mudah menyala.Ketika ada konsleting listrik di mesin oven, percikan apinya itu yang kemudian merembet dan membakar tumpukan kotoran dan sekam,” jelas pria yang pernah menjabat Kasubag Humas Polres Malang ini.

Sementara itu, untuk menjinakkan amukan si jago merah, menurut Kasi Penanggulangan Bahaya Kebakaran (Kasi PBK) Kabupaten Malang, Agus Suyoto, ada tiga unit mobil pemadam kebarakan yang dikerahkan. “Kita mengerahkan satu unit damkar dan dua lainnya kita dibantu Pindad Turen. Api bisa dipadamkan pukul 11.45 WIB. Banyaknya material yang mudah terbakar dan angin yang cukup kencang agak menyulitkan upaya pemadaman,” pungkas Agus.  (diy)