Job Market Fair Kabupaten Malang, Buka Lowongan Kerja

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Untuk menekan kemiskinan maka peluang pekerjaan harus dibuka selebar mungkin agar memperkecil jumlah penganggur. Menyikapi hal itu, Pemkab Malang melalui Dinas Tenaga Kerja membuka Job Market Fair (JMF) 2018 di Stadion Kanjuruhan, Jumat (23/8/2018).

 

Bupati Malang, DR.H.Rendra Kresna sewaktu membuka JMF di Ruang VIP Stadion Kanjuruhan Kepanjen.

ACARA yang dibuka langsung oleh Bupati Malang, DR. H. Rendra Kresna diikuti oleh lebih dari 70 perusahaan nasional, BUMN dan perusahaan daerah. Tak ayal ratusan para pencari kerja sedari pagi sudah rela mengantri, untuk mencoba mencari peruntungan di JMF 2018.

Dalam sambutannya Bupati Malang kepada para pencari kerja yang kebanyakan adalah lulusan SMK menyatakan, bahwa dalam dunia kerja ketrampilan dan keilmuan memang merupakan syarat pokok. Akan tetapi para lulusan SMK juga harus menyiapkan fisik serta mentalnya, karena akan jauh lebih baik jika memiliki ketrampilan dan keilmuan yang disertai kesiapan fisik dan mental.

“Oleh karena itu jangan dekat-dekat dengan masalah kriminal dan masalah narkoba. Siapkan diri kalian untuk menjadi pemimpin dan pengawal bangsa dan negara ini menjadi lebih baik lagi, ” tutur Bupati Malang.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo menyampaikan bahwa acara JMF hanya digelar pada Jumat (23/8) dari pukul 08.00 – 16.00 WIB. ” Kami gelar hari ini dan gratis tanpa dipungut biaya,” kata Kadisnaker Kabupaten Malang.

Menurutnya JMF 2018 ini digelar memang untuk membuka dan memberi kesempatan para pencari kerja, utamanya para siswa SMK yang baru lulus. “Dengan membuka lowongan kerja sebanyak mungkin, secara otomatis akan mengurangi jumlah pengangguran, pada akhhirnya ketika masyarakat mempunyai pekerjaan, kesejahteraan meningkat. Jadi bisa dibilang tujuan kegiatan ini adalah untuk mengentaskan kemiskinan,”ungkap Kadisnaker Kab Malang.

Menariknya dalam JMF 2018 ada sosialisasi dari TNI/POLRI kepada para pencari kerja, bagaimana mekanisme perekutran dan syarat untuk masuk dan menjadi anggota TNI/POLRI akan dijelaskan secara gamblang di JMF 2018.

Secara terpisah Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Malang, Achmad Junaedi menambahkan, kegiatan yang diadakan di Hall VIP Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang tersebut, selain diadakan untuk menekan angka pengangguran ini masih satu rangkaian dengan Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1258.

“Ini ajang untuk menyebarluaskan kesempatan kerja dan memfasilitasi antara pencari kerja dan perusahaan secara langsung,” ujarnya.

Jika melihat dari acara serupa di tahun 2017 ada 4.000 orang yang ikut dalam JMF 2017. ” Kalau untuk tahun ini kami belum bisa mendatanya, karena acara baru dimulai. Di JMF 2018 diikuti oleh kurang lebih 70 perusahaan, 20 berasal dari Malang, selebihnya dari luar Malang,” tandas Achmad Junaedi. (diy)