Di Jawa Timur, Universitas Widyagama Tempati Rangking 10

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Rangking Universitas Widyagama (UWG) Malang, Jawa Timur, dalam penilaian akumulasi kinerja perguruan tinggi, menurut catatan  Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) saat ini cukup bagus, berada di posisi 76. Sementara di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah VII Jawa Timur, berada di posisi ke 10.

 

Rektor Universitas Widyagama Malang, Prof. Dr. Ir. Iwan Nugroho, MS, mewisudawa mahasiswa.

 

TAHUN INI, UWG  telah masuk pada kluster kedua, dengan berbagai indikator. “Tahun ini, UWG pada posisi rangking 76. Karena itu, kami terus meningkatkan mutu pembelajaran. Apalagi sudah masuk kluster kedua,” tutur Rektor Universitas Widyagama, Prof. Dr. Iwan Nugroho, saat wisuda ke-79 di kampus UWG, Sabtu (30/11/2019).

Untuk itu lanjut Iwan Nugroho, salah satu peningkatan  pembelajaran, melakukan pertukaran mahasiswa dengan perguruan tinggi lain. Sehingga, mahasiswa banyak menerima banyak ilmu. Selain itu, pihaknya terus mendorong anak didiknya serius dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) terhadap skill tertentu yang telah dipilih.

“Kami sudah lakukan student exchange dengan kampus di Malaysia, baik untuk magang maupun skripsi. Mengingat, ke depan, secara kelembagaan, manajemen jasa pendidikan.  Perguruan Tinggi harus bisa menjalankan internasionalisasi. Selain itu, mahasiswa yang telah memilih UKM tertentu, untuk serius di dalam pilihannya, sehingga ketika ada kompetisi, sudah siap diterjunkan,” lanjutnya.

Terkait dengan pertukaran mahasiswa, pihaknya melakukan seleksi terkait dengan bahasa. Karena itu, ia memilih para mahasiswa yang sudah semester 6 ke atas, dengan basic keilmuan yang cukup, serta lolos seleksi.

Lebih lanjut Iwan Nugroho menjelaskan, selama menempuh study di UWG, pihak kampus telah membekali para mahasiswa dengan berbagai ilmu dan keahlian. Ia berharap, para lulusan bisa bermanfaat bagi masyarakat, di berbagai bidang, sesuai dengan keahliannya masing- masing. Tidak lupa, pihaknya selalu memonitor alumininya, bahkan hingga sekitar 2 tahun. Hal ini terkait dengan serapan tenaga kerja maupun aktivitas mantan anak didiknya.

“Sesuai akreditasi, monitor terus kami lakukan dalam kurun waktu sampai 2 tahun. Namun demikian, sampai 6 bulan pasca kelulusan, 60 % lulusan sudah teserap dalam aktivitas kerja. Biasanya, pada bidang kemasyarakatan, dosen,  maupun wiraswasta,” imbuhnya.

Terkait bidang aktivitas kerja, UWG mempunyai 13 sekretariat Ikatan Alumni Widyagama (IKAWIGA). Para alumni banyak berperan dalam memberikan bantuan. Bentuknya, bisa dalam bantuan beasiswa, pembangunan fisik gedung,  hingga pengujian alat. Namun demikian, hal itu lebih dekat dengan alumni di prodi yang bersangkutan.  “Karena prodi dekat alumninya. Selain itu, terima  kasih juga kepada pihak – pihak yang telah memberikan program bidikmisi,” pungkasnya. (ide/mat)