Demo Pernyataan Prabowo Dukung Pemindahan Kedubes Australia di Israel

SURABAYA,TABLOIDJAWATIMUR. COM – Sekitar 30 orang pengunjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Cinta NKRI, Rabu (28/11/2018) siang, menggelar aksi unjukrasa di depan Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Jalan IR Soekarno Surabaya. Puluhan pengunjukrasa ini memprotes sikap dan pernyataan Calon Presiden Prabowo Subianto, yang dituding tidak cinta NKRI.

 

Jalannya aksi unjuk rasa dan poster serta spanduk yang diusung.

 

TUDINGAN tersebut setelah Prabowo mendukung pemindahan Kedutaan Besar Australia dari Tel Aviv Israel ke yerussalem. “Dengan dipindahkannya Kedubes Australia dari Tel Aviv ke Yerussalem sama saja mengakui ibu kota Israel adalah Yerussalem, padahal Yerussalem hingga hari ini masih wilayah Palestina,”ungkap Ahmad Jazuli, Korlap aksi.

Pengunjukrasa juga dengan tegas menuding Prabowo menodai umat islam dan warga indonesia yang mendukung kemerdekaan Palestina. “Pernyataan yang disampaikan Prabowo saat menghadiri Indonesian Economic Forum di Jakarta pada tanggal 21 November lalu sangat menodai umat muslim dan Indonesia. Oleh sebab itu, Prabowo harus segera meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Indonesia,” terang Ahmad Jazuli lagi.

Namun dalam aksi damai yang mendapat penjagaan dan pengamanan ketat dari aparat kepolisian ini, tidak ada seorang pihak dari pihak Konjen Australia menemui pengunjukrasa. Meski demikian, pengunjukrasa yang akhirnya membubarkan diri dengan tertib ini, mengancam akan kembali berunjukrasa dengan jumlah massa yang lebih besar. Sementara itu sikap protes pernyataan Prabowo dan langkah Australia, serta dukungan kepada Palestina ini juga diungkapkan pengunjukrasa ke dalam belasan poster dan spanduk. (ang)