13 April 2024

`

Musim Hujan, TPS Sebaiknya Pakai Ruangan

2 min read

MALANG | TABLOIDJAWATIMUR.COM – Persiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, Jawa Timur, sudah mencapai 90 persen. Diharapkan, H – 1, semua logistik sudah siap di TPS, dan tinggal pelaksanaan pemungutan suara. Namun karena masih musim hujan, TPS disarankan tetap menggunakan ruangan. Tidak pakai tenda.

 

Sejumlah pejabat pemerintahan, TNI/Polri, di Kota Malang, Jawa Timur, meninjau gudang logistik KPU dan Kantor Bawaslu Kota Malang, Rabu (24/01/2024) siang.

 

HARAPAN itu disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat memantau gedung logistik KPU dan Kantor Bawaslu Kota Malang, Rabu (24/01/2024) siang. “Hari ini kami memantau gudang logistic sebagai tindak lanjut rapat koordinasi forkopimda plus, bersama KPU dan Bawaslu. Hasil pengecekan, sudah 90 persen,” terang PJ Walikota Malang, Wahyu Hidayat ditemui di gedung Logistik KPU.

Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberikan keterangan pers saat meninjau gudang logistik KPU dan Kantor Bawaslu Kota Malang, Rabu (24/01/2024) siang.

Ia menambahkan, meski sudah 90%, namun masih ada sejumlah kendala meski tidak begitu berarti. Karena hanya tinggal yang ringan saja. Dan hal itu sudah didiskusikan serta sudah ada solusinya.

Lebih lanjut mantan Sekda Kabupaten Malang inimenjelaskan, setelah pelantikan KPPS secara serentak, ada satu kali lagi simulasi. “Ya, dari pengecekan ini, secara umum sudah siap. Sejumlah kendala juga sudah ada solusinya. Setelah pelantikan KPPS, masih ada simulasi lagi,” ujarnya.

Disinggung distribusi surat suara, menurut Wahyu Hidayat, menjadi kewenangan KPU. Untuk itu, akan dilakukan inventarisir lokasi TPS. Sebisa mungkin tidak menggunakan tenda, tapi menggunakan ruangan. “Untuk TPS diinventarisir. Mengingat ini masih musim hujan lebih baik menggunakan ruangan untuk antisipasi hujan,” harapnya.

Ketua KPU Kota Malang, Aminah Aaminingtyas, membenarkan ada sejumlah hal yang sedang dalam proses. Namun, hal itu sudah tertangani dengan baik. Salah satu mekanisme distribusi adalah dari KPU kepada PPK, dilanjutkan kepada PPS dan diteruskan kepada TPS yang tersebar di beberapa lokasi.

“Masih ada satu kali lagi untuk pelaksanaan simulasi. Kemungkinan di akhir bulan Januari ini. Semuanya untuk kemudahan dan kelancaran dalam pemungutan suara,” jelasnya. (aji/mat)