16 Juni 2024

`

Hujan Deras, Jalan Desa Sukodono Ambles

2 min read
“Titik ini memang rawan terjadi pergeseran tanah. Upaya yang telah dilakukan meliputi pengalihan jalan agar kendaraan tidak melintasi jalan yang ambles ini. Selain itu evakuasi warga sekitar oleh Pemerintah Desa Sukodono.”

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Hujan lebat yang turun terus-menerus mengakibatkan tanah ambles sepanjang 50 meter, di Dusun Wonorejo, Desa Sukodono, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (08/10/2022).

 

Camat Dampit, Abai Saleh menunjuk tanah yang rawan ambles di Dusun Wonorejo, Desa Sukodono, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur, kepada Wakil Bupati Malang, Didik GS, Senin (10/10/2022) siang.

 

Bupati Malang HM Sanusi meninjau tanah ambles di Dusun Wonorejo, Desa Sukodono, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (10/10/2022) siang.

AKIBAT tanah ambles, menyebabkan jalan pemukiman dengan bangunan rabat beton retak dan ambles sepanjang 25 meter. “Titik ini memang rawan terjadi pergeseran tanah. Upaya yang telah dilakukan meliputi pengalihan jalan agar kendaraan tidak melintasi jalan yang ambles ini. Selain itu evakuasi warga sekitar oleh Pemerintah Desa Sukodono,” kata Camat Dampit, Abai Saleh, Senin (10/10/2022).

Bupati Malang HM Sanusi meninjau tanah ambles di Dusun Wonorejo, Desa Sukodono, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (10/10/2022) siang.

Mantan Camat Kepanjen ini menambahkan, kawasan ini butuh penanganan khusus. Karena, jika terjadi hujan lagi, dikhawatirkan tanah akan tambah ambles. “Butuh bronjong untuk menahan tanah agar tidak ambles,” ujarnya.

Bupati Malang, HM Sanusi yang turun ke lokasi bersama Wakil Bupati Malang, Didik GS, Senin (10/10/2022) menjelaskan, pergeseran tanah ini menyebabkan jalan rabat beton ambles. “Pergeseran tanah ini memang peristiwa alam. Jika ingin mencari penyebabnya, harus dilakukan penelitian. Digali sampai beberapa meter dan ditelili tanahnya,” katanya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang ini menjelaskan, wilayah Malang Raya merupakan jalur lempeng bumi yang sering terjadi pergeseran tanah. “Panjang tanahnya yang bergeser 50 meter dan mengakibatkan jalan rabat beton bergeser sekitar 20 cm. Jika tidak diperbaiki kemungkinan bisa menyebabkan jalan  putus terkena longsor,” ujarnya. (bri/mat)