25 Februari 2024

`

Fashion Show Daur Ulang di Pantai Balekambang

2 min read
Perwakilan Kecamatan Donomulyo menjadi juara pertama lomba lomba Eco Creative Fashion Show Busana Kebaya Daur Ulang yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup di Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Minggu (16/09/2018).

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Perwakilan Kecamatan  Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur meraih juara pertama lomba Eco Creative Fashion Show Busana Kebaya Daur Ulang yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup di Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Minggu (16/09/2018).

 

Ketua PKK Kabupaten Malang, Jawa Timur, Ny. Hj. Jajuk Rendra Kresna menyerahkan piala kepada pemenang lomba lomba Eco Creative Fashion Show Busana Kebaya Daur Ulang yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup di Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Minggu (16/09/2018).

KEPALA Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Ir. Renung Rubiartaji, M.M, menjelaskan, lomba yang digelar dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Malang ke-1258 tahun ini, diikuti ratusan peserta.

“Tujuan fashion show dengan menggunakan media daur ulang ini adalah untuk mengedukasi masyarakat agar mau memanfaatkan sampah. Lombanya dilaksanakan di Pantai Balekambang. Hasilnya, Kecamatan Donomulyo menjadi juara pertama, diikuti kecamatan lain, seperti Kepanjen,” kata Renung ditemui usai penyerahan hadiah di Pantai Nganteb, Dusun Sukorejo, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Minggu (16/09/2018) petang.

Hadiah para pemenang diserahkan Ketua PKK Kabupaten Malang, Ny. Hj. Jajuk Rendra Kresna.

Salah satu pemenang lomba lomba Eco Creative Fashion Show Busana Kebaya Daur Ulang yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup di Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Minggu (16/09/2018).

Renung yang juga Ketua Pelaksana Eco Creative Fashion Show Busana Kebaya Daur Ulang 2018 ini  mengatakan, acara ini merupakan rangkaian dari Malang Beach Festival 2018, dalam rangka peringatan HUT ke 1258. “Lewat fashion show menggunakan bahan daur ulang, kami ingin memberi pemahaman dan mengajak masyarakat agar jangan langsung membuang sampah, karena masih bisa dimanfaatkan,” terang Renung.

“Untuk itu,  ke depan, kami ingin pakaian yang dilombakan bisa dijual atau setidaknya bisa disewakan agar menambah nilai lebih,” imbuh Renung.

Ir. Renung Rubiartadi,MM, Ketua Pelaksana Eco Creative Fashion Show Busana Kebaya Daur Ulang 2018.

Dengan merebutkan total hadiah Rp 24 juta, lomba dibagi dalam 4 kelas, mulai dari tingkat SD sampai tingkat SLTA/Mahasiswa dan kategori carnival daur ulang. “Ada target peningkatan peserta. Jika tahun kemarin hanya 110 peserta, tahun ini naik 150 orang. Untuk tahun ini, untuk baju yang dilombakan, minimal kandungan bahan recycle nya 40 % dan tidak boleh menyewa. Jadi harus karya sendiri,” tegas Renung.

Penilaian dan penentuan pemenang lomba akan dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari unsur pakar pemerhati/peduli sampah, tim penggerak PKK Kabupaten Malang dan unsur Dewan Kesenian Kabupaten Malang.  (mat/diy)