13 April 2024

`

Dibuka Menpora, 462 Atlet Berlaga di Kejuaraan Antar Kampung 2023

3 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebanyak 462 atlet tingkat pelajar SD/SMP/SMA se Kabupaten Malang dari tiga cabang olahraga, mengikuti Kejuaraan Antar Kampung Piala Kemenpora 2023 di kawasan Stadion Kanjuruhan, Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat – Minggu (06 – 09/10/2023) siang.

 

Para atlet yang akan berlaga di Kejuaraan Antar Kampung Piala Kemenpora 2023 di kawasan Stadion Kanjuruhan, Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (06 /10/2023) siang.

 

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Ario Bimo Nandito Ariotedjo, didampingi Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, saat membuka Kejuaraan Antar Kampung Piala Kemenpora 2023 di kawasan Stadion Kanjuruhan, Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (06 /10/2023) siang.

TIGA CABANG olahraga yang dipertandingkan itu meliputi atletik (lari) diikuti sebanyak 250 atlet, bulutangkis diikuti 96 atlet, dan tenis meja diikuti sebanyak 116 atlet.

Pembukaan Kejuaraan Antar Kampung 2023 dilaksanakan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Ario Bimo Nandito Ariotedjo, didampingi Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, seluruh camat se Kabupaten Malang, dan sejumlah pejabat di kawasan Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Jumat (06/10/2023) siang.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Ario Bimo Nandito Ariotedjo, mengatakan, sesuai perintah Presiden RI kepada Kemenpora agar memiliki program yang menyentuh masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. “Saya bangga bahwa Kejuaraan Antar Kampung di Kabupaten Malang ini meraup seluruh atlet di wilayah Kabupaten Malang. Kita hadir di kecamatan dan desa sehingga anak-anak atlet juga kita perhatikan. Kita sudah minta seluruh pertandingan di kejuaraan ini di kolaborasikan dengan KONI, IGORNAS maupun federasi olahraga terkait,” katanya.

Para wasit yang mengawal Kejuaraan Antar Kampung Piala Kemenpora 2023 membacakan janji wasit saat pembukaan di kawasan Stadion Kanjuruhan, Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (06 /10/2023) siang.

Menpora yakin, melalui kegiatan seperti ini akan tumbuh atlet-atlet tingkat nasional. Di sisi lain, kegiatan seperti ini menjadikan olahraga sebagai ajang berkumpulnya masyarakat sehingga terjalin silaturahmi dan mampu meningkatkan UMKM yang dijual di area pertandingan. “Semoga dengan adanya kami di daerah-daerah dapat menambah motivasi dan mimpi dari para atlet untuk menjadi atlet nasional yang memberikan prestasi kepada Indonesia,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, berharap, kehadiran Menpora dapat menjadi motivasi, memberikan manfaat, sekaligus dampak positif yang mampu membawa kemajuan dalam pembangunan bidang kepemudaan dan olahraga. “Terima kasih Bapak Menpora, Ario Bimo Nandito Ariotedjo, serta semua pihak yang telah mendukung dan terlibat dalam menyukseskan Kejuaraan Antar Kampung Piala Kemenpora 2023 ini,” katanya.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Ario Bimo Nandito Ariotedjo, bersama para atlet yang akan berlaga di Kejuaraan Antar Kampung Piala Kemenpora 2023 di kawasan Stadion Kanjuruhan, Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (06 /10/2023) siang.

Didik menambahkan, tahun 2023 ini menjadi tahun yang berkesan, karena geliat olahraga, baik di tingkat regional maupun nasional, terus menunjukkan perkembangan yang positif. Selain berhasil menjadi juara umum pada gelaran ASEAN Para Games 2023, prestasi atlet Kabupaten Malang juga terbilang sukses di ajang SEA Games Kamboja 2023 lalu. Sebanyak 6 atlet Kabupaten Malang berhasil menyumbangkan beberapa medali, 2 emas pada cabor sepak bola dan dayung, medali perak pada cabor gulat dan selam, serta 1 medali perunggu pada cabor hoki.

Sedangkan pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur VIII tahun 2023, Kabupaten Malang berhasil menempati posisi 5 klasemen akhir perolehan medali, dengan meraih 38 medali emas, 42 medali perak, dan 38 medali perunggu. “Pemerintah Kabupaten Malang akan terus berupaya mengoptimalkan pembinaan atlet pada cabang olahraga lainnya, termasuk cabang olahraga baru, seperti e-sports. Upaya ini semakin terbantu dengan adanya Kejuaraan Antar Kampung yang menjadi program unggulan sekaligus prioritas Kementerian Pemuda dan Olahraga,” kata Wakil Bupati Malang.

Secara garis besar, Didik GS menilai, Kejuaraan Antar Kampung memiliki visi utama untuk menjadikan olahraga tidak hanya dilihat dari perspektif prestasinya saja, tetapi juga mampu menggerakkan peradaban masyarakat hingga tingkat desa, untuk menuju kemajuan, dengan semangat kebersamaan, sportivitas, dan kegotongroyongan.

“Melalui kompetisi ini mudah-mudahan mampu menjadi wadah uji kemampuan para atlet dari desa di Kabupaten Malang. Jika kompetisi seperti ini semakin banyak, insyaallah level permainan dan kualitas atlet-atlet dari Kabupaten Malang secara bertahap juga akan meningkat, sehingga di masa depan akan tercetak atlet-atlet penerus yang berprestasi, dan siap untuk terjun pada level kompetisi yang lebih tinggi,” harapnya. (bri/mat)