Wujudkan Tenaga Ahli, Uji Kompetensi Lembaga Kependidikan Non Reguler Digelar

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Subdit Kurikulum Direktorat pembinaan Khusus dan Pelatihan Dirjen PAUD Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sukses mengadakan ujian kompetensi bagi pendidikan non reguler se Malang Raya.

 

 

GIAT EDUKATIF ini dijalankan agar peserta didik menjadi tenaga ahli berkompeten saat terjun di masyarakat bertempat di SMPN 3 Kepanjen Kabupaten Malang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang M. Hidayat mengatakan, pelaksanaan ujian kompetensi bagi pendidikan non reguler ini berdasarkan Undang-undang Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2018 tentang Standar Nasional dan Permendikbud Nomor 70 Tahun 2008 tekait uji kompetensi .

Tujuan diselenggarakannya uji kompetensi ini supaya peserta didik non reguler dan masyarakat bisa memiliki sertifikasi sebagai uji kompetensi dan wujud aktualisasi menghadapi revolusi Industri atau era 4.0.

Melalui Kompetensi ini ke depan bisa dapat mempersiapkan masyarakat yang berkarakter berdaya saing di era pasar bebas .

Peserta uji kompetensi ada 1443 yang diikuti dari Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Jombang dan sekitarnya.

Melalui keterampilan uji kompetensi ini ada sepuluh kategori, diantaranya, Keterampilan Batik 500 peserta, Bordir dan Sulam 200 peserta, Hantaran 100 peserta, Tata Kecantikan Rambut 100 peserta, Tata Rias Pengantin 100 peserta, Teknik Ilmu Design Grafis 35 peserta, Bahasa Inggris 100 peserta, Teknik Akutansi 50 peserta, Refleksi 50 peserta dan Teknik Kendaraan Ringan 50 peserta.

“Harapan kita ingin masyarakat mempunyai keterampilan sehingga bisa berdampak kepada perekonomian mereka ,” terang Hidayat kepada Awak Media.

Sementara itu, Viktor Kahimpong, Kasubdit Kurikulum Direktorat Pembinaan Khusus dan Pelatihan Dirjen PAUD Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menambahkan, bahwa tes uji kompetensi ini untuk mengukur kèmampuan peserta didik dan warga masyarakat yang belajar di lembaga pelatihan .

” Jadi kita melihat kemampuannya seperti apa agar bisa diterima di pasar kerja,” ungkapnya.

Berjalannya tes uji kompetensi ini diujikan mulai teori sampai praktek yang tujuanya mengisi pasar kerja sesuai dengan ketrampilannya masing – masing. Pasar kerja keterampilan seperti pijat refleksi sangat diminati di luar negeri seperti Hongkong, Malaysia, Singapura dan Taiwan .

” Dengan keterampilan ini sebagai jawaban agar bisa diterima di pasar kerja,” tandasnya. (hadi)