Viral di Medsos, Terduga Aniaya Ibu Kandung Diamankan

Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu, SH, SIK.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Satuan Reskrim Polresta Malang Kota,  menangkap AF (24), tinggal di sebuah pondok yatim piatu di kawasan Sumpil, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, yang diduga pelaku kekerasan  terhadap ibu kandungnya di kawasan Pasar Mergan, Jumat (23/10/2020).

 

PENANGKAPAN itu berawal saat beredar video kekerasan di media sosial. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan. “Pelaku berinisial AF (24), korban berinisial N (60). Keduanya selama ini tinggal di sebuah pondok yatim piatu di kawasan Sumpil, Kecamatan Blimbing, Kota Malang,” terang Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu, Senin (26/10/2020).

Azi  menambahkan, saat diamankan, keduanya berada di kawasan pondok yatim piatu, di kawasan Jl. Sumpil, Kelurahan Purwodadi,  Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Mereka sudah tinggal di tempat tersebut sekitar 2 bulan. Namun karena sebuah permasalahan, anaknya malah memukuli ibunya. Tapi, ibunya tidak marah.

“Motifnya, anaknya jengkel dengan ibunya. Karena di saat pelaku dihajar kakaknya, ibunya tidak membelanya. Namun demikian, ibunya tidak akan menuntut, karena selama ini, anaknya itu yang menjaganya,” lanjut Azi seraya menjelaskan kasus ini masuk kategori Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Mengapa  tidak melapor ke Polisi saat  dijahati kakaknya? “Untuk yang itu, (kekerasan kakak), sudah dilaporkan ke Polsek Lawang, Kabupaten Malang. Sudah ada LP- nya,” jawab  Azi.

Sementara itu, pelaku mengakui jika dirinya jengkel dengan ibunya. Menurut pengakuanya, itu terjadi untuk pertama kalinya. “Soalnya, saya tidak dibela saat saya dihajar sampai babak belur sama kakak iipar saya,” terang pelaku.

Sebelumya, video kekerasan terhadap seorang nenek, viral di media sosial. Aksi itu dilakukan seorang wanita muda dengan memukuli seorang nenek berkali-kali. Dalam video itu, seorang wanita muda bertopi terlihat begitu kasar menyiksa seorang ibu tua di tepi jalan. Sesekali kepala nenek  dipukul. Lalu, wanita muda itu juga membekap mulut si ibu. (aji/mat)