Tiga Hari Merumput, Nenek 86 Tahun Tewas di Ladang

Proses identifikasi jasad Sayunah yang ditemukan meninggal dunia di kebun.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Sayunah (86), warga Dusun Sumbernanas, Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di ladangnya, Senin (31/12/2018).

 

SAAT DIKONFIRMASI, Kapolsek Gedangan, AKP Nuryono membenarkan penemuan Sayunah yang tinggal jasadnya itu. “Benar,  ada penemuan mayat di Desa Gedangan,” katanya.

Menurut Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo, pihaknya mendapat permintaan evakuasi jasad nenek  renta itu, Senin pagi.  “Kami mendapat informasi dan permintaan evakuasi pagi. Tim relawan PMI segara meluncur ke lokasi,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, menurut Mudji Utomo, Sayunah terakhir meninggalkan rumahnya Sabtu (29/12/2018). “Dia (Sayunah-red) pamit untuk pergi merumput Sabtu pukul 08.00 pagi, dan tidak pulang-pulang,” beber relawan senior PMI Kabupaten Malang ini.

Karena tidak pulang, keluarga pun berusaha mencari korban, namun tidak membuahkan hasil. “Baru ditemukan tadi pagi, setelah suami korban, Pak Samsuri, curiga nasi di rumahnya bau semua. Setelah dicari sumber baunya, ternyata di ladang yang tidak jauh dari rumahnya ditemukan jasad korban yang sudah membusuk,” jelas Mbah Tomo.

Diduga korban meninggal karena kecapekan dan sakit yang dideritanya. “Melihat kondisi fisik korban, usia kematian antara 3 hari, ini pas sejak korban pergi meninggalkan rumah, sampai ditemukan,” tegas Mbah Tomo.

Usai dilakukan proses identifikasi dan olah TKP, jasad Sayunah langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dikebumikan. “Keluarga korban menolak dilakukan proses autopsi, sehingga mayat langsung dibawa ke rumah duka menggunakan ambulance PMI. Serah terima ke keluarga korban disaksikan jajaran Polsek Gedangan,” pungkas Mudji Utomo.  (diy)