Targetkan 50 ribu SR, PDAM Kota Malang Ingin Mandiri

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Guna mengurangi ketergantungan suplay air dari Kabupaten Malang dan  Kota Batu, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Malang, Jawa Timur terus berinovasi memperbanyak ketersediaan air. Inovasi itu dilakukan dengan menambah jumlah sumur air dengan pengeboran.

 

 

Direktur PDAM Kota Malang, Nur Mukhlas bersama Direktur Teknik, Ari Mukti memberikn keterangan pers saat buka puasa di kantor PDAM.

“KAMI mentargetkan bisa memenuhi sekitar 50 ribu sambungan rumah (SR) dalam program kerja 5 tahun.  Jadi, 10 ribu sambungan per tahun,” tutur Direktur PDAM Kota Malang, Nur Mukhlas saat buka puasa di kantor PDAM, Minggu (19/05/2019).

Pengeboran rencananya di kawasan Tlogomas, Betek, Tidar, serta pemanfaatan sumber di Merjosari. Diharapkan, nantinya, bisa menjadikan PDAM Kota Malang mandiri. Karena bisa memenuhi ketersediaan air bersih tanpa harus menggantungkan daerah lain.

“Bahkan kami akan melakukan pemanfaatan air permukaan. Sudah ada uji pra FS (fisible study) yang dilakukan di dua sungai,” lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Teknik PDAM Kota Malang, Ari Mukti mengatakan, dengan 10 ribu sambungan rumah (SR) per tahun, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan ketersediaan air besih.

“Untuk optimalisasi pelayanan kepada pelanggan, kami juga akan membangun 10 tandon air (resevoar), supaya dapat mewujudkan PDAM Kota Malang yang mandiri,” pungkasnya. (ide)