Sruduk 5 Motor, 2 Mobil, Aiptu Choirul Diperiksa Polda

Beginilah kondisi mobil dinas Polsek Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur usai menabrak 5 sepeda motor, dan 2 mobil.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Salah satu anggota Sabhara Polsek Kedungkandang, Aiptu Choirul, pengemudi mobil dinas Polisi yang menabrak sejumlah pengguna jalan di Jl Ki Ageng Gribig, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (21/01/2020) lalu, menjalani pemeriksaan kesehatan di Mapolda Jawa Timur. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengetahui secara pasti kondisi kejiwaannya.

 

KEPASTIAN pemeriksaan itu dijelaskan Kapolresta Malang Kota, Kombes Leonardus Simarnata usai melaunching Tim Singa Arema Police di Mako Polresta Malang Kota, Rabu (22/01/2020) siang. “Sedang dilakukan pemeriksaan kesehatan di Polda Jatim. Kami tidak bisa berandai-andai. Biarkan tim dokter yang melakukan. Sengaja di Polda, karena kita netral ya,” katanya kepada wartawan.

Apakah pengemudi dalam keadaan mabok atau epilepsi?  Leo menyatakan, yang bersangkutan tidak sedang dalam keadaan mabuk. “Kita tunggu tim dokter, itu nanti yang bisa memastikan. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi mobil yang digunakan anggota tersebut,” lanjutnya.

Beginilah kondisi salah satu sepeda motor usai ditabrak mobil dinas Polsek Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur.

Disinggung kondisi korban yang tengah menjalani pemeriksaan, Leo menjelaskan, dua korban dari 4 korban yang dirawat di rumah sakit, sudah bisa pulang. “Yang dua orang sudah dirujuk untuk bisa pulang. Tinggal dua orang lagi, dan yang satunya memerlukan operasi tambahan. Semua pembiayaan pengobatan, kita tanggung,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, mobil dinas Polisi jenis Mitsubishi Kuda, menabrak sejumlah pengguna jalan di kawasan Jl. KI Ageng Gribig, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (21/01/2020) siang. Mobil itu dikemudikan salah satu anggota Sabhara Polsek Kedungkandang, Aiptu Choirul.

Akibat kecelakaan itu, 5 sepeda motor,  2 mobil umum,  dan satu mobil Polisi, rusak. Kemacetan lalu lintas pun tidak bisa dihindarkan. Bukan itu saja, 4 korban yang mengalami luka- luka, harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan  perawatan.

Saat itu, Kasat Lantas Polres Malang Kota, Kompol Priyanto menerangkan, dalam kecelakaan itu melibatkan satu mobil PoIisi dan beberapa kendaraan umum. “Satu mobil Polisi, beberapa sepeda motor dan dua mobil umum. Hingga saat ini masih dilakukan penyelidikan dan pendalaman,” terangnya di lokasi kejadian.

Ia melanjutkan, karena masih dalam pendalaman, pihaknya memohon waktu untuk memberikan penjelasan secara lengkap. Hal itu terkait juga kronologi kejadian dan penyebabnya. “Mohon waktu ya, masih dilakukan pendalaman. Dari pada nanti ada dobel kronologis. Nanti bisa langsung ke Subag Humas. Ini saya juga masih menunggu laporan,” lanjutnya.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Priyanto bersama Kapolresta Malang Kota melakukan olah TKP.

Apakah kecelakaan tersebut dikarenakan human eror atau rem blong? “Masih diselidiki,” jawab  Kasat Lantas. “Masih terus dilakukan penyelidikan,” imbuhnya.

Dari informasi yang diperoleh, saat itu,  satu anggota Polsek Kedungkandang mengemudikan mobil dinas jenis Mitsubishi Kuda dari arah utara ke selatan. Diduga kurang hati- hati dan tidak bisa menguasai lajunya kendaraan, sejumlah motor yang ada di depannya ditabrak. Mobil baru berhenti setelah menabrak mobil yang ada di depan Polsek Kedungkandang.

Menurut informasi, di TKP pertama, di Jl. Ki ageng Gribig,  tepatnya di  depan kantor  BKKBN, Kecamatan Kedungkandang, kendaraan dinas Polisi ini menabrak 1 unit  sepeda motor. Selanjutnya melaju kurang lebih 50 meter dan menabrak 2 unit sepeda motor di depan SDN Kedungkandang 1, Kota Malang. Setelah itu masih melaju lagi  ke arah selatan, dan  menabrak 1 sepeda motor di depan bengkel sahabat, masih di wilayah Kecamatan Kedungkandang. Belum berhenti, mobil dinas ini kemudian menabrak 2 unit  sepeda motor dan 1 mobil Avanza hitam di depan lapangan Kecamatan Kedungkandang. Setelah berjarak sekitar 400 meter dari TKP, kendaraan dinas itu mengalami pecah ban dan kecepatan berkurang. Setelah itu mobil baru berhenti di kanan jalan. (ide/mat)