TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Heri Cahyono dan Gunadi Handoko, resmi menjadi pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan berlaga di Pilkada Kabupaten Malang dengan nomor urut 3.

Heri Cahyono – Gunadi Handoko Paslon Nomor 3

Heri Cahyono membacakan ikrar, didampingi Gunadi Handoko saat deklarasi di Candi Singosari.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Pasangan calon (paslon) dari jalur perseorangan, Heri Cahyono Gunadi Handoko resmi menjadi paslon dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang, Jawa Timur,  yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang.

 

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, Anis Suhartini mengatakan, meskipun Malang Jejeg sudah dapat dipastikan mendapat nomor urut 3, namun untuk pengundian nomor urut harus tetap dilakukan. Karena,  sesuai PKPU nomor 5 tahun 2020 yang salah satu isinya mengatur tentang tahapan pilkada,  pengundian nomor urut  harus dilakukan.

“Sesuai PKPU itu, pengambilan nomor urut Malang Jejeg harus diundi, meski angkanya sudah pasti mendapatkan nomor urut 3. Tetap harus dilakukan secara ceremony, seperti yang dilakukan kepada dua paslon lain sebelumnya. Jadi semua tahapan harus dilalui,” jelas Anis Suhartini.

Dengan demikian, lanjut Anis, Malang Jejeg akan memasuki masa kampanye yang akan dimulai pada tanggal 16 Oktober 2020 nanti. “Tiga hari usai ditetapkan sebagai calon, Malang Jejeg baru bisa berkampanye,” jelasnya.

Heri Cahyono dan Gunadi Handoko, resmi menjadi pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan berlaga di Pilkada Kabupaten Malang dengan nomor urut 3.

Dengan begitu, tambah Anis, Malang Jejeg mempunyai waktu masa kampanye yang lebih pendek dari pada  dua paslon lain. Paslon lain sudah memulai masa kampanyenya sejak  26 September 2020.

 Sementara itu, usai mengambil nomor urut, Heri Cahyono – Gunadi Handoko, melakukan deklarasi di Candi Singosari, Rabu (14/10/2020) sore. Selepas deklarasi, Heri Cahyono dan Gunadi Handoko mengatakan, Kerajaan Singosari adalah titik mula kejayaan nusantara terlahir. “Malang Jejeg merindukan kejayaan yang seperti itu. Makanya  kita deklarasikan pertama di Candi Singosari. Ini terinspirasi kejayaan tempo dulu. Semoga kejayaan masa lalu akan terulang kembali,” kata Heri Cahyono.

“Kedua,  saya berharap Kabupaten Malang kedepannya tidak hanya untuk dirinya,  tetapi untuk nusantara,  seperti halnya Kerajaan Singosari tempo dulu. Insyaallah sebisa mungkin kita akan mengayuh untuk kemenangan ini. Walaupun di awal- awal ada saja ganjalan yang menghalangi, alhamdulillah mendekati hari H kita ahirnya dinyatakan lolos verifikasi oleh KPU Kabupaten Malang,” katanya.

Dengan disahkannya Heri Cahyono – Gunadi Handoko sebagai  pasangan calon, pilkada Kabupaten Malang resmi diikuti  3 pasangan.  Sebelumnya, sudah ada dua paslon, yakni HM Sanusi – Didik Gatot Subroto yang  diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Nasdem, Demokrat, Golkar, Gerindra, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Paslon kedua, Lathifah Shohib – Didik Budi Muljono, diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). (div/mat)