Ditinggal Belanja, Rumah Hangus Terbakar

Api dan asap hitam pekat membubung di langit karena api membakar rumah Khotib Efendi di Perumahan Bumi Mondoroko Raya, Singosari, Malang, Selasa malam.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Kebakaran hebat menghanguskan rumah milik Khotib Efendi (51), warga Perumahan Bumi Mondoroko Raya, Desa Watugede, Kecamatan Singosari,  Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (07/05/2019) malam.

 

Anggota Polsek Singosari pun ikut turun tangan, membantu memadamkam api yang membakar rumah Khotib Efendi di Singosari, Malang.

MENURUT Kapolsek Singosari, Kompol. Untung Bagyo Riyanto,SH, kebakaran terjadi sekira pukul 20.00 WIB. Saat itu rumah dalam keadaan kosong. “Kebakaran terjadi saat rumah ditinggal penghuninya. Awalnya, pukul 19.30 WIB, pemilik rumah belanja ke Watugede. Tidak lama kemudian, saksi yang merupakan tetangga korban, mendengar suara letupan dan ada asap mengepul dari rumah saudara Khotib,” jelasnya, Rabu (08/05/2019).

Masyarakat dan petugas damkar Kabupaten Malang, Jawa Timur berusaha memadamkam api yang membakar rumah Khotib Efendi di Singosari, Malang.

Mengetahui ada kebakaran, tetangga korban yang bernama Mualif Fatin, langsung berteriak meminta pertolongan warga. Warga lalu melaporkan amuk si jago merah ke Polsek Singosari.

“Kami langsung berkoordinasi dengan damkar Kabupaten Malang untuk upaya pemadaman dan agar kebakaran tidak merembet ke rumah warga lainnya. Diduga, penyebab kebakaran karena konsleting listrik,”jelas Untung.

Mantan Kapolsek Gondanglegi ini memastikan tidak ada korban jiwa maupun cedera dalam peristiwa amuk si jago merah itu. “Tidak ada korban, baik jiwa maupun cedera. Kalau kerugian material akibat kejadian ini, ditaksir mencapai tiga ratus juta rupiah,” tegasnya.

Sementara itu, menurut Kasi Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) Kabupaten  Malang, Agus Suyanto, pihaknya mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakan si jago merah. “Setelah menerima laporan, kita langsung meluncur ke lolasi kejadian dengan mengerahkan dua unit damkar. Upaya pemadaman kita lakukan satu jam. Pukul 22.00 WIB api sudah padam. Kita lakukan pembasahan,  dan pukul 23.00 WIB kita kembali ke markas,” pungkas Agus. (diy)