Dindik Sembelih 2 Sapi, 19 Kambing

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Keluarga besar Dinas Pendidikan Kota Malang, Jawa Timur  memotong 2 ekor sapi dan 19 kambing, pada Hari Raya Idul Adha,1439 H, Rabu (22/08/2018). Hewan qurban itu dihimpun dari para guru, siswa-siswi dari pendidikan dasar dan menengah.

 

 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra. Zubaidah, MM, usai sholat Ied.

DAGING qurban didistribusikan ke berbagai panti asuhan, sekolah- sekolah pinggiran, serta 10 proposal pengajuan yang masuk dan masyarakat sekitar.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra. Zubiadah, MM,  menjelaskan, apa yang dilakukan satuan kerja di bawah naunganya, diharapkan bisa memberikan kemanfaatan masyarakat.

“Hewan kurban kami terima dari berbagai lembaga pendidikan di Kota Malang, termasuk dari Dinas Pendidikan sendiri. Kami salurkan ke masyarakat yang membutuhkan, termasuk kepada yang telah mengajukan proposal serta masyarakat umum sekitar kantor,” tuturnya.

Yang terpenting lagi menurutnya, adalah bentuk keikhlasan dari para pengkurban. Karena hal itu sebagai wujud kebersamaan, kepedulian serta persatuan dan kesatuan bisa tercipta bisa terjaga dengan baik.

Imam Hambali, Ketua Panitia Sholat I’ed dan Penyembelihan Hewan Kurban menginformasikan, tahun 2018 ini, jumlah kambing hewan qurban, mengalami peningkatkan khususnya kambing.

“Untuk hewan kambing, mengalami peningkatan jumlahnya. Sedangkan hewan sapi sedikit mengalami penurunan. Karena diselenggarakan dibeberapa tempat lainnya,” tutur Imam.

Sebagaimana biasa, sebelum dilakukan pemotongan hewan Qurban, terlebih dahulu dilaksanakan sholat Iedul Adha secara berjamaah di halaman Dinas Pendidikan. Lewat sholat I’ed secara beramai-ramai, mulai dari TK, SD, SMP dan warga sekitar, adalah sebuah keinginan menggapai rahmat dan ridlo dari Alloh SWT.

Dalam pesan khotbahnya, Ust. Dr. Halimy Zuhri, yang juga Dosen dari UIN Maliki, menjelaskan, apa yang diamalkan umat muslim seperti ibadah haji, menyembelih hewan kurban, puasa sunnah tarwiyah dan arofah, harus dilakukan dengan penuh keikhlasan.

“Semata ikhlas karena Allah SWT, dan berdampak positif berupa adanya peningkatan keimanan dan ketaqwaan bagi yang menjalankannya,” tutur Ust. Zuhri.

Menurutnya, pelaksanaan sholat I’ed dan penyembelihan hewan qurban, hakikatnya Lillahi Ta’ala (berserah diri kepada Allah). Selain meningkatkan keimanan dan ketaqwaan personal, juga memiliki hikmah lainya, seperti mempererat tali silaturahmi, adanya kepedulian kepada kaum dhuafa serta menguatkan nilai persatuan dan kesatuan.  (ide)