Diduga Epilepsi Kambuh, Pemulung Meninggal Di Sawah

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Joko Supeno warga Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, diketemukan meninggal dunia di areal persawahan Dusun Golek, Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Selasa (25/12/2018).

 

Evakuasi jasad Joko Supeno yang meninggal mendadak di lokasi persawahan Desa Karangduren.

 

KEPADA awak media Kapolsek Pakisaji AKP. Novian Widiantoro, membenarkan meninggalnya korban secara mendadak di areal persawahan. “Benar ada penemuan mayat di areal persawahan Desa Karangduren, korban atas nama Joko Supeno warga Desa Sutojayan,”terang Kapolsek Pakisaji.

Menurut Kapolsek Pakisaji, korban pertama kali ditemukan oleh Sueb Hariadi, Pamong Desa Karangduren. “Menurut keterangan saksi yang merupakan perangkat desa yang bertugas mengatur saluran irigasi, sejak pukul 08.00 saksi yang bernama Sueb Hariadi melakukan kontrol, kemudian pukul 11.00 saat akan pulang, dia melihat ada orang tengkurap di pingir sawah,”jelas Novian.

Melihat orang yang diduga sudah meninggal dan tergeletak di sawah, Sueb segera memberi tahu Posko PMI Kabupaten Malang yang diteruskan laporannya ke Polsek Pakisaji. Begitu mendapat laporan, jajaran Polsek Pakisaji segera berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Malang.

“Begitu mendapat adanya laporan kami segera ke TKP (Tempat Kejadian Perkara-red) dan berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Malang untuk melakukan olah TKP,”beber Kapolsek Pakisaji.

Setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan pada jasad korban, menurut Novian tidak diketemukan adanya tanda kekerasan dan hal mencurigakan. “Berdasar hasil olah TKP diduga korban yang merupakan pemulung meninggal karena sakit, tidak ada tanda kekerasan maupun hal yang mencurigakan di sekitar TKP,”tegasnya.

Sementara itu menurut Kasubsi Penangulanggan Bencana PMI Kab Malang, Mudji Utomo diduga korban meninggal karena penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh. “Dugaannya seperti itu, karena keterangan dari pihak keluarga, korban menderita penyakit epilepsi, diperkirakan saat itu anval atau kambuh dan tidak ada yang mengetahui, sehinga akhirnya korban tidak tertolong,”kata Mudji Utomo.

Setelah dilakukan proses olah TKP, jasad Joko Supeno langsung dievakuasi oleh relawan PMI Kab Malang. “Jasad korban langsung kami bawa ke rumah duka mengunakan ambulance PMI, karena keluarga menghendaki korban langsung disemayamkan,”pungkas relawan senior PMI Kab Malang. (diy)